ikut bergabung

Ini Dasar Terpilihnya Kanreapia Sebagai Desa Proklim Lestari

TERTINGGI. Jamaluddin Abu saat menerima penghargaan Proklim Lestari Kementrian LHK, penghargaan ini adalah predikat tertinggi bidang LH. (foto/ist)

Sulsel

Ini Dasar Terpilihnya Kanreapia Sebagai Desa Proklim Lestari

GOWA, UJUNGJARI.COM — Lokal Champion KBA Kanreapia Jamaluddin Daeng Abu mengulas apa dasar desanya yakni Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao meraih predikat tertinggi Program Iklam (Proklim) Lestari dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Jamaluddin bercerita bahwa desanya memiliki potensi alam yang sangat luar biasa yakni sektor pertanian hortikultura, dari potensi tersebut membuatnya sebagai pemuda desa terpanggil untuk berkontribusi dalam kemajuan desa dan pertanian.

“Penghargaan Proklim Lestari ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Kanreapia dan Tombolopao, pemuda-pemuda desa dan pemuda tani dimana capaian ini merupakan kerja keras kita semua dalam menerapkan aksi adaptasi dan mitigasi, baik menjaga mata air, melakukan penghijauan, memanen air hujan dengan membuat embung, menerapkan pertanian organik dan lainnya,” kata Jamaluddin.

Jamaluddin menyebutkan dalam mewujudkan Proklim di Kanreapia dirinya tidak bekerja sendiri tapi didukung oleh masyarakat, pemuda desa, relawan dan swasta seperti PT Astra International TBK sehingga melahirkan empat pilar kegiatan inti yaitu pilar pendidikan, pilar kesehatan, pilar lingkungan dan pilar kewirausahaan.

“Hal inilah menjadi faktor yang mampu membawa kampung kami memiliki banyak kegiatan yang mampu menggerakkan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” sebutnya.

Kadis Lingkungan Hidup Gowa Azhari Azis menjelaskan, Proklim ini merupakan sebuah pengakuan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah maupun kepada masyarakat karena telah melakukan adaptasi dan mitigasi lingkungan hidup.

Baca Juga :   Kanwil BPN Bantaeng Beberkan Peran Bupati Terkait Redistribusi 3.000 Petak Lahan

“Desa Kanreapia dianggap berhasil mengadaptasi dan mitigasi lingkungan hidup seperti rumah penanganan masalah air, yaitu membuat pengairan di sawah, menanam pohon, kemudian memanfaatkan untuk kehidupan masyarakat disekitarnya,” jelas Azhari. –

dibaca : 31



Komentar Anda

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top