MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Banjir yang melanda Kota Makassar setiap memasuki musim hujan menjadi sebuah keniscayaan. Hujan dengan intensitas sedang saja, sejumlah titik di Kota Makassar sudah terendam air, apalagi dengan hujan intensitas tinggi.
Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya fenomena apa yang menjadi penyebab sehingga akhir-akhir ini Makassar selalu jadi langganan banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak sedikit warga net menilai bahwa penyebab ini karena normalisasi sungai atau kanal yang ada di Makassar tidak baik. Sehingga hujan kecil langsung menjadi banjir.
Walikota Makassar Danny Pomanto menyebutkan kewenangan normalisasi sungai kanal itu ada pada pemerintah pusat dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan juga Pemprov Sulsel.
Menanggapi hal tersebut, akademisi Dr Arief Wicaksono mengatakan persoalan banjir itu persoalan lintas disiplin, lintas kewenangan.
“Tidak bisa dengan serta merta seorang bupati/walikota terkesan melepaskan tanggung jawab dan kewenangan problem solvingnya ke balai sebagai representasi pemerintah pusat,“ ujar Arief, Selasa (21/2).
Menurutnya, meski secara aturan memang demikian, tapi sebagai kepala daerah harus mampu bertindak.
Arief mengatakan sebaiknya Walikota Makassar Danny Pomanto melakukan inisiasi bagaimana koordinasi itu berjalan dengan baik. Sehingga, ada nampak dan kelihatan kerja yang dilakukan oleh walikota. (SS)

