MAKASSAR, UJUNGJARI--Politisi Partai Amanah Nasional (PAN) Kabupaten Takalar, Fahriadi Romo Daeng Nai, sontak berang setelah mengetahui kalau sudah empat bulan ini, Anggaran Dana Desa (ADD) untuk 86 desa di Kabupaten Takalar, tak kunjung cair.
“Parah ini, sistem Pemerintah Desa (Pemdes) di Takalar bisa lumpuh kalau begini kejadiannya,” tegas Fahriadi dengan nada tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fahriadi menegaskan, ADD, peruntukannya selain untuk gaji serta honorarium staf serta perangkat desa, juga untuk pengadaan sarana serta prasana pelayanan pemerintah desa seperti pembelian ATK. Nah, jika ini anggarannya tersendat, maka jangan harap pelayanan pemerintahan desa, bisa maksimal. Malah sebaliknya, bisa stagnan bahkan lumpuh. Fahriadi mengingatkan, kemajuan Pemkab Takalar, dimulai dari majunya pemerintah desa.
“Jangan pernah mimpi, Pemerintahan di Kabupaten maju jika, kondisi pemerintahan di desa terpuruk,” tegas Fahriadi.
” Saya mendesak Pemkab Takalar untuk segera mencairkan ADD 86 desa di Takalar. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jangan main main,” tegas Fahriadi Romo.
Fahriadi menguraikan, kelak jika atas izin Allah SWT, dirinya duduk di kursi legislatif, maka hal hal seperti ini, akan menjadi entry poin serta fokus perhatian dirinya.
“

