GOWA, UJUNGJARI.COM — Hasil rekap suara Pemilu 2024 yang dilakukan KPU Kabupaten Gowa telah selesai. Hasilnya pun telah diplenokan KPU Gowa, Kamis (7/3). Dari hasil rekap suara ini, tingkat partisipasi pemilih di Gowa pun menakjubkan, tembus angka 84,43 persen melampaui estimasi sejumlah kalangan yang hanya 80 persen.
Raihan angka partisipasi ini tentunya mengantar Kabupaten Gowa menjadi daerah yang mampu mencapai target di atas 80 persen. Raihan Pemilu 2024 ini lebih tinggi dibanding Pemilu lima tahun lalu yang hanya 78,24 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti dijelaskan Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Gowa Suardi Mansing saat dihubungi, Kamis (7/3) malam, setelah KPU melakukan pleno selama empat hari yakni 3-6 Maret 2024 dihadiri Bawaslu Gowa, para saksi partai, perwakilan partai dan PPK, hasilnya memperlihatkan melonjaknya partisipasi pemilih hingga 84,43 persen.
“Pertama kali dalam sejarah penyelenggaraan pemilihan, baik itu Pemilu, Pilpres, Pilbup, Pilgub atau Pilkada di Kabupaten Gowa yang tingkat partisipasi pemilihnya lebih dari 80 persen. Tentu hal itu tidak lepas dari kerjasama dan kerja keras kita semua, seluruh stakeholders terkait, baik itu penyelenggara Pemilu, pemerintah, TNI, Polri, rekan-rekan media, ormas, OKP dan seluruh masyarakat Kabupaten Gowa tanpa terkecuali, ” jelas Suardi.
Dibeberkan Suardi riwayat partisipasi pemilih di Kabupaten Gowa yakni pada Pemilu 2014 raih 76,82 persen, Pilbup 2015 capai 66,23 persen, Pilgub 2018 naik 74,78 persen, Pemilu 2019 kembali naik 76,41 persen, Pilkada 2020 naik lagi jadi 78,24 persen dan
Pemilu 2024 ini melampaui 80 persen atau sebesar 84,43 persen.
Diakui Suardi, capaian partisipasi pemilih Pemilu 2024 adalah capaian luar biasa tinggi.
Sementara, Ketua KPU Gowa Fitra Syahdanul mengatakan, secara garis besar, pemilih di Kabupaten Gowa itu terbagi menjadi dua bagian besar. Pertama anak muda, kedua ada orang-orang tua yang jumlahnya hampir sama besar.
“Masing-masing capai 50 persen. Sejak awal, ada dua metode yang kita jalankan secara bersamaan, yaitu pendekatan modernistik khusus untuk Gen Z dan Gen Milenial. Kemudian pendekatan kedua kita sebut kulturalistik yang menyesuaikan dengan budaya euforia Pemilu selama ini masyarakat lokal. Kedua pendekatan itu kita jalankan dengan menggandeng banyak pihak, mulai dari rekan-rekan media lewat beragam program, pemerintah, TNI, Polri, Ormas, Organisasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan serta stakeholder sosial lainnya yang memiliki kekuatan komunitas yang kuat, ” kata Fitra.
Sementara terkait siapa-siapa caleg yang berhasil duduk di DPRD Gowa Pemilu 2024 yang berjumlah 45 orang dalam waktu dekat akan dipaparkan secara resmi.
“Terkait penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih, akan diinfokan kemudian, ” tambah Suardi. –

