MAKALE, UJUNGJARI–Komisi 2 DPRD Kabupaten Luwu, Jumat (14/6) lalu kunjungan kerja di DPRD Tana Toraja.
Ketua komisi tiga DPRD Tana Toraja Kendek Rante terima rombongan Komisi dua dewan Luwu diruang rapat pimpinan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca Kunker ketua komisi dua DPRD Luwu Suleman Ishak dari fraksi PKS kepada media ini katakan, pembahasan kunker kami di DPRD Tana Toraja bicarakan rencana 4 kabupaten Tana Toraja, Luwu, Sidrap, dan Wajo kolaborasi hadirkan kawasan taman nasional.
Taman nasional ini penting sebab merubah kawasan hutan sudah marak dirusak masyarakat jadi kawasan tambang penyebab banjir besar beberapa waktu lalu membawa korban jiwa di 4 kabupaten tetangga.
Lanjut Suleman Ishak, kawasan taman nasional bagian dari strategi hindari banjir dari hulu kawasan hutan rusak di Sinaji, Sikolong, dan Latimojong, juga nantinya menjadi kawasan konservasi hewan Anoa.
Kelebihan dari kawasan konservasi hutan dengan ciri khas tertentu mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
Kawasan Konservasi dilindungi ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan kriteria sesuai dengan kepentingannya, terang Suleman Ishak.
Ditambahkan Kendek Rante DPRD Tana Toraja dukung terbentuknya kawasan taman nasional sebab tidak boleh dijamah olek siapapun, apalagi beberapa jenis hewan langka akan dikembangkan.
Kawasan yang dilindungi karena ada nilai lingkungan alaminya, dan lingkungan sosial budayanya, singkat Kendek Rante. (agus)

