ikut bergabung

Oknum Kontraktor Diduga Gelapkan Fortuner, Pemilik Ancam Laporkan ke Polisi

RAIB. Mobil fortuner SRZ milik Har yang dirental DMA, kini raib tak jelas rimbanya. (foto/ist)

Kriminal

Oknum Kontraktor Diduga Gelapkan Fortuner, Pemilik Ancam Laporkan ke Polisi

GOWA, UJUNGJARI.COM — Aksi kejahatan dengan modus operandi penipuan dan penggelapan kendaraan roda empat kembali terjadi. Kali ini dialami seorang ibu rumahtangga bernama Har, warga Kabupaten Gowa.

Mobil bermerk Toyota All New Fortuner SRZ (2016) No: BPKB M12867666R, Norang: MHFGX8GS7G0500459, Nosin: 2TRA085087 warna putih dan Noplat: DD 1554 XJ diduga dibawa kabur oleh pria bernama DMA (40) beralamat Teling Atas, Kecamatan Wanea, Manado. DMA yang dikenali pemilik mobil sebagai seorang kontraktor ini, telah meminjam pakai mobil tersebut dengan cara rental dengan pembayaran per bulan ke Har.

Pada bulan pertama (Agustus 2023) hingga bulan ketiga (Oktober 2023) pembayaran rental dari DMA ke Har masih lancar. Namun memasuki bulan keempat yakni November 2023 sampai Juni 2024 ini, DMA tidak lagi membayar. Bahkan keberadaan mobil tidak lagi terlacak sebab GPS mobil tersebut tidak aktif lagi.

“Kemungkinan GPS mobil saya sudah dilepas dan dibuang sebab saya tidak bisa lagi mendeteksi keberadaan mobil saya itu padahal tiga bulan berjalan lalu mobil masih terdeteksi. Terakhir itu titik keberadaan mobil saya ada di Gorontalo. Tapi setelah itu tidak terlacak lagi. Saya sudah menghubungi DMA namun nomor telpon dan WhatsApp nya tidak aktif lagi. Ini nomor telepon DMA yang
tertera di perjanjian rental 081213336667,” kata Har didampingi suaminya, Bahtiar, kepada ujungjari.com, Kamis (20/6) sekira pukul 11.00 Wita.

Baca Juga :   Polres Gowa Bentuk Timsus Respek Presisi, Gabungan Empat Satuan

Dikatakan Har, dia bersama suaminya telah berkali-kali menghubungi DMA namun tidak ada respon alias nomornya tidak aktif lagi.

“Sebelum saya mengambil jalur hukum, saya meminta niat baik pak DMA untuk mengembalikan mobil saya,” tegas Har.

Atas kejadian ini, Har dan keluarga pun sadar karena merasa ditipu, dikhianati bahkan Har menyebutkan kendaraannya raib ditangan DMA yang sudah setahun digunakan.

Bahtiar, suami Har menambahkan, oknum DMA meminjam rental mobilnya itu untuk keperluan pekerjaannya yang diketahui bekerja pada sebuah perusahaan konstruksi.

“Karena terlihat orangnya baik maka kami percaya dan membuat perjanjian sewa rental. Tiga bulan pembayaran lancar, bulan ke empat sudah mandek bayar sampai sekarang. Saya akan melaporkan ke Polisi perihal ulah oknum tersebut, ” kata Bahtiar.

Sementara itu, nomor hp maupun whatsapp DMA yang dihubungi berkali-kali selalu dalam kondisi tidak aktif. –

dibaca : 2.308



Komentar Anda

Berita lainnya Kriminal

Populer Minggu ini

Arsip

To Top