ikut bergabung

Sekolah Penggerak di Bulukumba: Bikin Digitalisasi Sampai Suara Demokrasi

Sulsel

Sekolah Penggerak di Bulukumba: Bikin Digitalisasi Sampai Suara Demokrasi

BULUKUMBA, UJUNGJARI–Sekolah Penggerak di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, benar-benar membuktikan eksistensinya. Terbukti dalam setahun, Sekolah Penggerak di Bulukumba telah merealisasikan lima program yang progresif.

Kelima program itu, di antaranya literasi dan digitalisasi di masing-masing sekolah, pembelajaran yang berpusat pada murid atau siswa, disiplin positif, komunitas belajar, serta project penguatan profil pelajar Pancasila atau disingkat P5.

Adapun penggiat sekolah penggerak Bulukumba, yaitu Ansar Langnge S.Pd, M.Pd (SMPN 1 Bulukumba), Andi Nurwina Pangki, S.Pd, M.Pd (SMPN 8 Bulukumba), Abdul Azis, S.Pd, M.Pd (SMPN 9 Bulukumba) Dr Kasmawati (SMPN 17 Bulukumba), Kaharuddin Sultan, S.Pd (SDN 2 Bulukumba), dan
Andi Jusniati, S.Pd (TK Putri Asyiba Ujung Loe Bulukumba).

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bulukumba, Ansar Langnge menjelaskan bahwa pihaknya telah memaparkan program tersebut ke Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melalui Kemah Sekolah Penggerak, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Selain Bupati, ekspos program sekolah penggerak juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar Guru Penggerak Sulsel Dr Agung, M.Pd, Sekda Bulukumba Muh Ali Saleng, hingga Kadisdikbud Bulukumba Andi Buyung Saputra.

“Kami telah memaparkan apa yang telah terealisasi dalam setahun, serta apa-apa saja yang akan kami lakukan lagi setahun ke depan,” ujar Ansar Langnge di Bulukumba, Kamis 11 Juli 2024.

Setelah ekspos, dilanjutkan dengan dialog antara sekolah penggerak dengan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf. Dialog dipimpin langsung oleh Kadisdikbud Bulukumba Andi Buyung Sapitra.

Baca Juga :   Alumni FH UMI 92 Serahkan Bantuan ke Posko Induk Gowa

Ia mengaku bersyukur atas respons Bupati Bulukumba, pasca mendengar ekspos tersebut. Ansar menuturkan bahwasanya Bupati yang akrab disapa Andi Utta adalah bupati yang visioner, sehingga program-program sekolah penggerak bisa disinkronkan.

“Alhamdulillah beliau (Bupati Andi Utta) betul-betul mengapresiasi program kita. Akhirnya beliau yang memfasilitasi kita,” jelas Ansar.

Kepsek SMPN 8 Bulukumba, Andi Nurwina Pangki menguraikan kelima program sekolah penggerak. Ia bilang, literasi dan digitalisasi masing-masing diberlakukan di enam sekolah penggerak.

“Namun bentuk maupun teknis program literasi dan digitalisasi ini, punya perbedaan antara sekolah yang satu dan sekolah lainnya,” ungkapnya.

Andi Nurwina mencontohkan bentuk program pembeda yang ada di SMPN 8 Bulukumba dengan sekolah penggerak lainnya, yaitu Suara Demokrasi yang merupakan pengejawantahan dari program P5.

dibaca : 249

Laman: 1 2



Komentar Anda

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top