MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Pengurus Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRI) Sulsel dan Makassar melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes (Pol) Arya Perdana, Senin (19/5). Audiens itu dilakukan, berkaitan provokasi yang dilakukan kelompok tertentu, untuk mendiskreditkan GRIB wilayah Sulsel dan Makassar.
wakil Ketua GRIB Sulsel, Zaldi mengadukan perkembangan di media sosial, yang terus-menerus menantang dan mendiskreditkan GRIB Sulsel. Zainal khawatir terjadi kesalahpahaman antara anggota Grib Sulsel dengan anggota masyarakat umum yang tidak tahu-menahu tentang keorganisasian GRIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta Kapolrestabes segera mengambil tindakan atas provokasi yang dilakukan pihak oknum kelompok masyarakat Makassar yang seakan terus menantang para anggota GRIB dan minta membubarkan GRIB,” katanya.
Ketua bidang hukum GRIB Sulsel, Muhammad Bin Kasan menambahkan GRIB adalah ormas yang resmi dan mempunyai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang diakui pemerintah sehingga tidak mungkin akan dibubarkan.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana menyampaikan pihaknya telah mengamati pergerakan para provokator dan terus melakukan pememantauan. Namun kata Kapolrestabes makassar, sejauh ini belum ada tindakan mereka yang mengarah pada tindak kriminal.
Kapolres menyarankan agar pihak GRIB tidak perlu menanggapi mereka. Ia bahkan menyararankan GRIB memperbanyak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan maksud dan tujuan ormas GRIB didirikasn.
“Buatlah kegiatan yang bermafaat sehingga masyarakat umum bisa menilai GRIB ini sebagai ormas yang dibutuhkan masyarakat. Jika melakukan aksi kontra dengan pihak provokator, maka bisa jadi menimbulkan insiden yang merugikanb GRIB itu sendiri,” kuncinya. (rls)

