MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Memperingati 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Working Group–Indonesia for Palestine (WG-IFP) menggagas program kemanusiaan bertajuk Dignity Hygiene Kits for Gaza Women.
Inisiatif ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia bagi perempuan Gaza yang menghadapi kondisi darurat akibat konflik berkepanjangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Demikian dipaparkan Koordinator Program Dignity Hygiene Kits for Gaza Women Dian Aditya, Selasa (3/6/2025).
“Melalui program ini, sebanyak 8.000 paket hygiene kits atau kebutuhankebersihan dan kesehatan wanita, akan disiapkan dan didistribusikan secara bertahap,” ujar Dian.
“Setiap paket berisi kebutuhan dasar seperti pembalut kain yang dapat digunakan ulang, sabun antiseptik, pakaian dalam baru, serta kartu solidaritas yang memuat pesan dukungan dari warga Indonesia,” tambahnya.
Rencananya pengiriman paket kebutuhan kesehatan ini akan dilakukan dalam dua gelombang. Batch pertama pada 17 Juli 2025 dan puncak distribusi direncanakan digelar 17 Agustus 2025.
“Perempuan Gaza membutuhkan empati kita. Mereka sangat sulit mendapatkan produk kebersihan di tengah situasi perang yang melanda seperti sekarang. Saya berharap masyarakat Indonesia, khususnya di Makassar, ikut berkontribusi mendukung perjuangan ini,” lanjut Dian.
Paket bantuan tersebut berisi perlengkapan dasar kebersihan seperti pembalut wanita, sabun antiseptik, pasta gigi, sampo, sikat gigi, serta kartu berisi pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia.
Seluruh produk yang dikirim merupakan barang non-BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions), sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan global memboikot produk yang terafiliasi dengan pendudukan di Palestina.
Sementara itu, Cakra Achmad, Inisiator Makassar for Gaza mengatakan selain memberikan bantuan material, program ini juga mengedepankan sentuhan empati.
“Kartu solidaritas yang disisipkan dalam setiap paket ditulis langsung oleh masyarakat Indonesia, dengan harapan mampu memberikan semangat dan rasa kebersamaan bagi para perempuan yang terdampak di Gaza. Kami hadir bukan hanya untuk memberi, tetapi untuk mengembalikan martabat,” paparnya.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas dan lembaga di sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa pihak yang terlibat di antaranya Makassar for Gaza sebagai inisiator, Ahda Bahira Muslim Indonesia (ABMI Foundation), Yayasan Masjid Pantai Nusantara, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), dan Girl, no Abuse!.
Sebagai tindak lanjut, telah dilakukan rapat koordinasi dengan GMBI untuk berdayakan UMKM lokal untuk membuat pembalut reusable ramah lingkungan untuk dikirim ke Gaza.
“Rencananya akan melibatkan UMKM di Makassar dalam membuat pembalut reusable dan dikirim ke Gaza. Sekalogus osialisasi SOP kesehatan pembalut dan standar pembuatan agar perempuan Gaza nyaman memakainya dan terjamin kebersihannya,” ujar Dian.
Masyarakat, komunitas, lembaga kemanusiaan, dan pelaku usaha yang ingin menjadi bagian dari gerakan ini dapat mendaftar melalui laman bit.ly/Dignity-Hygiene-Kits atau memindai QR code yang tersedia. Informasi lengkap mengenai program ini juga dapat diakses melalui situs resmi www.makassarforgaza.org.
Kontribusi berupa donasi dana dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) atas nama Dignity Kitsdengan nomor 7309207879.
Untuk informasi lebih lanjut, panitia dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0821-8946-9168 atau 0821-1120-0142, serta email ke [email protected].
Dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan, WG-IFP mengajak seluruh rakyat Indonesia turut serta dalam perjuangan membela martabat perempuan Palestina. Dari sungai hingga ke laut, Palestina akan merdeka. (ina maharani)

