MALILI,UJUNGJARI.COM–Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) mengkritik keras persoalan banjir tahunan yang terus melanda Kecamatan Burau. Fraksi ini menuding perusahaan sawit PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Unit I Luwu sebagai penyebab utama bencana yang merendam tiga desa di Burau itu setiap tahun.
Juru bicara Fraksi GPR, Rusdi Layong menilai, banjir yang terus terjadi di Desa Lagego, Burau Pantai, dan Lauwo, tak lepas dari aktivitas perusahaan sawit tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Fraksi GPR berharap pemerintah segera turun tangan dan berkoordinasi dengan pihak PTPN serta PKS Luwu di Burau yang kami anggap sebagai biang kerok banjir,” tegas Rusdi saat membacakan pandangan Fraksi GPR dalam sidang paripurna pertanggungjawaban APBD 2024 di gedung DPRD Luwu Timur, Kamis (17/7).
Politisi Partai Gelora ini juga menyampaikan kekecewaannya karena hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak pemerintah maupun perusahaan.
“Masalah ini harus jadi perhatian serius. Warga sudah cukup menderita, dan pemerintah tidak boleh diam,” kata Rusdi.
Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat merupakan fraksi gabungan yang anggotanya berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Gelora. (icl)

