GOWA, UJUNGJARI.COM — Ada dua jenis kanker yang menjadi pembunuh utama kaum perempuan. Bahkan kedua kanker ini masih tetap menjadi ancaman terbesar dalam hidup perempuan. Dua kanker itu adalah kanker serviks (mulut rahim) dan kanker payudara.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah terus menggencarkan pemeriksaan dini pada kesehatan reproduksi seperti kesehatan rahim. Jika rahim tidak terawat maka bisa memicu munculnya serviks dan jika payudara tidak diperiksa maka bisa jadi benjolan yang ada di payudara adalah tunas kanker mematikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan dr Isna Tirtawati, salah satu dokter umum Puskesmas Samata, Kecamatan Somba Opu yang hadir sebagai pemateri pada kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan wanita sebagai upaya melahirkan generasi sehat di masa mendatang.

Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah didampingi Dirut RSUD Syekh Yusuf dr Ummu Salamah saat memberikan edukasi pentingnya perempuan jaga kesehatan reproduksi. (foto/ist)

“Ada dua jenis kanker yang paling sering menyerang wanita adalah kanker payudara dan kanker serviks (leher rahim). Kanker payudara menempati peringkat pertama penyebab kematian pada wanita di dunia termasuk di Indonesia. Sedangkan kanker leher rahim berada di peringkat kedua. Meski begitu, kasusnya terus meningkat setiap tahun,” kata dr Isna.

Pada kanker payudara, deteksi dilakukan melalui pemeriksaan Sadari atau periksa payudara sendiri, dimana dapat dilakukan ibu-ibu di rumah setiap bulan, khususnya pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah haid.

“Jika ditemukan benjolan, segera periksa ke petugas kesehatan di puskesmas atau tenaga medis terlatih. Meski tidak ada keluhan, wanita tetap dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara setidaknya sekali setahun,” kata dr Isna.

Sementara pada deteksi dini kanker leher rahim atau serviks harus dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit, bahkan meskipun tidak ada gejala.

“Pemeriksaan dianjurkan bagi wanita yang telah aktif secara seksual minimal tiga tahun setelah menikah, atau sesuai program pemerintah mulai usia 30 tahun. Pemeriksaan ini bisa dilakukan secara gratis di puskesmas melalui metode Cek Kesehatan Gratis (CKG) ataupun pemeriksaan rutin setiap tahun,” papar dr Isna.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan perempuan sangat rentan diserang kanker yakni payudara dan serviks. Karena itu perempuan diharuskan intens melakukan pemeriksaan sejak dini.

Dalam kegiatan Pap Smear dan IVA serentak dengan mengusung tema ‘Merdeka Kanker Leher Rahim’ dan dilaksanakan di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa pada Sabtu (23/8) lalu, Indah mengatakan, kaum perempuan wajib jauh dari dua kanker tersebut.

“Kanker serviks diketahui sebagai salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan. Namun, kabar baiknya, penyakit ini dapat dicegah dan diobati jika ditemukan sejak stadium awal. Pemeriksaan pap smear, perubahan sel-sel abnormal pada leher rahim dapat dideteksi lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa segera dilakukan. Karena itu, ibu-ibu harus rajin ikut pemeriksaan pap smear maupun IVA apalagi PKK menggelarnya secara gratis. Seperti yang kita lakukan ini. Pemeriksaan gratis ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi perempuan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi mereka, ” kata istri Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin.

Dikatakannya, pemeriksaan pap smear gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan perempuan.

“Kami berharap semakin banyak perempuan yang sadar pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan melakukan pemeriksaan secara rutin,” tambahnya.

Untuk diketahui, pap smear adalah skrining untuk mendeteksi dini kanker serviks. Pap smear melibatkan pengambilan sampel sel dari serviks dan pemeriksaan di laboratorium untuk mencari kelainan sel. Sementara IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) adalah pemeriksaan visual langsung pada serviks setelah diolesi asam asetat. Untuk melihat perubahan warna yang mengindikasikan adanya kelainan.

“Karena itu perempuan di Kabupaten Gowa diajak untuk memanfaatkan pemeriksaan reproduksi ini. Ayo datang periksakan sejak awal, ajak keluarga dan teman kita yang perempuan untuk bersama-sama menjaga kesehatan kita,” imbau Indah.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1409 serta Ketua Bhayangkari Gowa Dessy Aldy dan jajarannya serta diikuti daring para ketua TP PKK 18 kecamatan di Gowa. –