MALILI,UJUNGJARI.COM–Untuk meningkatkan koordinasi dan menjaga kondusifitas daerah dalam menghadapi situasi terkini pasca demonstrasi di berbagai daerah, maka Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Perkembangan Situasi dan Kondisi Terkini Sulawesi Selatan, di Aula Sasana Praja, Senin (1/9).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam ini juga dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte didampingi Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto, dan Forkopimda lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir juga Pabung Lutim Mayor Arm. Syafaruddin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lutim, Budi Nugraha, Ketua Pengadilan Agama Malili, Rajiman, serta Ketua Pengadilan Negeri, Uwaisqarni.
Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari refleksi menuju perbaikan yang lebih baik.
“Kami selaku DPRD selalu menindaklanjuti isu-isu yang berkembang secara cepat. Kami berharap masyarakat Luwu Timur tetap damai dalam menyampaikan aspirasi dengan santun, saling menghormati dan menghargai,” terang Ober Datte.
Sebelumnya Bupati Lutim Irwan Bachri Syam menyampaikan pentingnya langkah mitigasi dan tindakan preventif agar tidak terjadi gejolak serupa aksi demonstrasi di beberapa daerah yang berujung pada tindakan anarki.
“Rapat hari ini kami gelar sebagai tanggapan atas situasi yang melanda negara saat ini. Hal ini dipicu oleh adanya ketegangan sosial di masyarakat akibat berbagai keganjalan yang muncul. Saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Bupati Irwan.
Bupati juga menjelaskan bahwa gelombang aksi protes bermula dari kenaikan pajak daerah dan kenaikan tunjangan anggota DPR RI beberapa hari lalu, yang memicu kemarahan mahasiswa dan masyarakat. Namun, pemerintah tidak melarang penyampaian aspirasi melalui demonstrasi, selama tetap berada dalam koridor hukum dan peraturan yang berlaku.
“Saya tidak melarang aksi demonstrasi dari masyarakat maupun kelompok mahasiswa. Malah saya mendorong jika ada kejanggalan agar disampaikan dengan cara yang tepat,” jelas Bupati Irwan.
Sementara itu, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M. mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama proses demonstrasi berlangsung.
Kapolres juga menegaskan komitmen aparat keamanan untuk memastikan demonstrasi berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian atau kericuhan.
“Tugas kami memberikan perlindungan dan pelayanan agar semua kegiatan berjalan lancar, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang melintas di area aksi,” imbuhnya. (iks)

