MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMP2) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar kegiatan strategis bertajuk Workshop Pengembangan Metode Pembelajaran Mata Kuliah Wawasan Kebangsaan dan Multikulturalisme (MKWK) pada 3–4 Oktober 2025 di Hotel Remcy, Makassar.

Acara ini diikuti oleh 100 dosen perwakilan dari mata kuliah Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), dan Pancasila. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr.
Syafruddin Side, M.Si., selaku Sekretaris LPMP2 UNM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Workshop menghadirkan dua narasumber nasional yang berkompeten di bidang pengembangan kurikulum dan pedagogi, yakni Prof. Dr. Dasir Budimansyah dan Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum..

Keduanya memandu peserta dalam sesi praktik dan diskusi interaktif yang difokuskan pada perancangan model pembelajaran inovatif, efektif, dan kontekstual. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Mustari, M.Pd., yang juga menjabat sebagai penanggung jawab pelaksanaan.

Dalam sambutannya, Prof. Syafruddin Side menyampaikan bahwa pengembangan metode pembelajaran untuk mata kuliah berwawasan kebangsaan dan multikulturalisme merupakan langkah penting dalam memperkuat karakter mahasiswa UNM sebagai calon pendidik dan warga negara yang berintegritas.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dosen untuk memperbarui pendekatan pembelajaran, agar lebih relevan dengan dinamika sosial dan nilai-nilai kebangsaan di era modern,” ujarnya.

Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup pelatihan desain model pembelajaran inovatif, praktik implementasi di kelas simulasi, dan penyusunan rancangan awal metode pembelajaran MKWK. Dari hasil kegiatan ini, dihasilkan rancangan awal metode pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan efisien, disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini di perguruan tinggi.

Workshop ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil kegiatan melalui penyusunan modul dan bahan ajar MKWK yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh fakultas UNM. Hal ini sejalan dengan arahan pimpinan universitas agar setiap kegiatan LPMP2 berdampak langsung pada peningkatan mutu proses pembelajaran di UNM.