JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Pengurus Besar (PB) Al Washliyah sepakat memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Kesepakatan tersebut dibahas dalam audiensi di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (9/1).
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba pada 2025 meningkat dari 1,73 persen menjadi 2,11 persen atau setara sekitar 4,1 juta orang. Menurutnya, dukungan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk melindungi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 yang Bersinar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr. Drs. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., menyatakan kesiapan mendukung program BNN melalui jaringan Al Washliyah yang tersebar di 35 provinsi, ratusan kabupaten/kota, serta ratusan lembaga pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat menyusun Nota Kesepahaman (MoU) yang akan diturunkan dalam Perjanjian Kerja Sama hingga tingkat daerah guna mempercepat implementasi program pencegahan narkoba. (**)

