MAKASSAR,UJUNGJARI.COM– Sebanyak 24 guru SMP di Makassar mengikuti pelatihan inovatif mengenai digital learning yang mengintegrasikan MOOCs, gamifikasi, dan blended learning. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan pembelajaran digital, sehingga mereka dapat menularkan pengetahuan dan praktik terbaik kepada rekan guru di sekolah masing-masing.

Pelatihan ini menggunakan platform moocs.pinisi.education, yang dirancang oleh tim ahli Universitas Negeri Makassar (UNM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Nurhikmah H., S.Pd., M.Si., ahli dalam bidang Teknologi Pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum pelaksanaan pelatihan, telah diadakan pertemuan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, yang dihadiri oleh Kadis Pendidikan, Kabid Pendidikan Menengah, serta anggota Komisi E DPRD Sulsel, Yenni Rahman, S.Si,

Pada kesempatan tersebut, Kadis Pendidikan Makassar, Achi Soleman, S.TP., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kegiatan ini dan berharap agar inovasi digital learning ini dapat diterapkan di seluruh SMP di Makassar, sementara ibu Yenni pada kesempatan ini menyampaikan dukungannya sebagai upaya peningkatan kompetensi digital guru yang merupakan salah kerangka dari pembelajaran mendalam yang saat ini lagi diterapkan di Satuan Pendidikan.

Pelatihan dilaksanakan secara blended, dimulai pada Sabtu, 20 September 2025, secara luring di UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar, dan selanjutnya berlanjut secara daring melalui Zoom Meeting. Metode ini memungkinkan guru untuk belajar secara interaktif, fleksibel, dan efektif, memadukan pengalaman tatap muka dengan pembelajaran digital.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum transformasi pembelajaran di sekolah menengah pertama, di mana guru dapat mengadopsi teknologi pendidikan modern, meningkatkan keterlibatan siswa melalui gamifikasi, serta memanfaatkan MOOCs sebagai sumber belajar yang luas dan berkualitas.

Dengan keberhasilan pelatihan ini, guru SMP di Makassar tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga siap menjadi agen perubahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah.