DAVOS, UJUNGJARI.COM — Pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026, Kamis (22/01/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa penegakan hukum yang adil dan konsisten menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa kepastian hukum tidak hanya menjadi syarat penting bagi dunia usaha, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang berkeadilan serta melindungi kepentingan publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo juga menyoroti perlunya pemerintahan yang bersih, reformasi birokrasi, serta penguatan tata kelola melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Investasi yang baik harus dibangun di atas fondasi hukum yang kuat dan pemerintahan yang transparan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kebijakan pembangunan Indonesia diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan sektor kesehatan dan pendidikan, serta keterbukaan terhadap kerja sama ekonomi global yang saling menguntungkan, sambil tetap menjaga stabilitas nasional.
Menutup pidatonya, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap berorientasi pada kesejahteraan rakyat, memilih perdamaian, dan menjalankan tanggung jawab global, termasuk dalam perlindungan lingkungan dan kelestarian alam. (**)

