PALOPO,UJUNGJARI.COM–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen mendorong penguatan riset dan inovasi daerah. Salah satunya dengan menggandeng Universitas Kurnia Jaya Persada (KJP).

Sabtu, 24 Januari kemarin, Pj Sekda Luwu Timur, Dr Ramadhan Pirade menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rektor Universitas KJP, Prof. drg. Mansjur Nasir, Ph.D. Penandatanganan MoU ini menjadi rangkaian pelaksanaan wisuda di kampus Universitas Kurnia Jaya Persada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramadhan mengatakan penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam percepatan pembangunan daerah.

“Penandatanganan MoU dan PKS ini merupakan momentum penting sebagai “titik nol kilometer” percepatan pembangunan daerah yang berbasis riset dan bukti ilmiah (evidence-based policy),” katanya.

Ramadhan menegaskan pembangunan di Luwu Timur tidak boleh lagi hanya berangkat dari intuisi semata. Menurut dia pembangunan di daerah harus ditopang oleh riset dan kajian ilmiah yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan turut memaparkan sejumlah program unggulan Kartu Sakti Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, yaitu Program Kartu Lutim Pintar, yang menyediakan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP, serta beasiswa bagi seluruh mahasiswa asal Luwu Timur sebesar Rp3 juta per semester.

Melalui Kartu Lutim Sehat, lanjut Pj. Sekda, pemerintah daerah menjamin akses layanan kesehatan gratis di puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Luwu Timur, termasuk layanan rujukan ke rumah sakit yang telah ditentukan.

“Sementara itu, melalui Kartu Lansia, pemerintah daerah memberikan bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan bagi warga Kabupaten Luwu Timur yang berusia 60 tahun ke atas,” terangnya.

Paparan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para wisudawan yang hadir, yang tampak terpukau melihat komitmen dan kepedulian pemimpin daerah dalam menghadirkan kebijakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.