JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Indonesia resmi dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan pertama APEC Business Advisory Council (ABAC).

Penunjukan ini disebut merupakan permintaan khusus dari Cina yang menilai Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara penyeimbang di tengah rivalitas global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan kepercayaan tersebut mencerminkan peran penting Indonesia dalam menjaga stabilitas dan arah kerja sama ekonomi kawasan Asia-Pasifik.

“ABAC pertama ini permintaan khusus dari Cina. Mereka merasa nyaman dengan Indonesia untuk bisa menyeimbangkan dan bisa set the tone buat ke depannya,” ujar Anindya Bakrie dalam konferensi pers, beberapa waktu lalu.

Anindya menjelaskan, Indonesia dipandang memiliki hubungan yang baik dengan berbagai kekuatan ekonomi dunia, baik negara maju maupun berkembang.

Kondisi tersebut membuat Indonesia dinilai mampu menjembatani perbedaan kepentingan di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan persaingan ekonomi global.

Pertemuan perdana ABAC ini akan menjadi forum strategis bagi para pelaku usaha di kawasan APEC untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada para pemimpin ekonomi APEC.

Isu-isu utama yang dibahas antara lain pemulihan ekonomi global, rantai pasok, transisi energi, serta penguatan kerja sama investasi.

Menurut Anindya, menjadi tuan rumah ABAC pertama juga memberikan nilai tambah bagi Indonesia dalam memperkuat posisi diplomasi ekonomi serta membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis yang lebih luas.

“Ini momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mitra strategis dan pemimpin dialog ekonomi di kawasan,” pungkasnya.  (**)