MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar menggelar acara pisah sambut Lurah Daya di Kantor Kelurahan Daya, Minggu (15/2) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum peralihan kepemimpinan dari mantan Lurah Daya, Ibu Nur Alam. A, yang kini mengemban amanah sebagai Sekretaris Kecamatan Tamalanrea, kepada Andika sebagai Lurah Daya yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan diwarnai suasana haru. Hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas (Binmas), Babinsa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), kader PKK Kelurahan Daya, para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Daya, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Malam pisah sambut itu terasa emosional, terutama saat Ibu Nur Alam menyampaikan sambutannya. Setelah lebih dari 10 tahun menjabat sebagai Lurah Daya, ia tampak tak kuasa menahan tangis.

Sesekali ia mengusap air mata ketika mengenang perjalanan panjangnya memimpin dan membersamai masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Nur Alam menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh perangkat kelurahan dan masyarakat atas dukungan serta kerja sama yang terjalin selama dirinya menjabat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi yang telah terbangun selama ini. Banyak program dan kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya dengan suara bergetar.

Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan, serta berharap silaturahmi tetap terjaga meski kini bertugas di tempat yang baru.

Sementara itu, Lurah Daya yang baru, Andika, dalam perkenalannya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap dukungan dari seluruh unsur, mulai dari aparat keamanan, lembaga kemasyarakatan, hingga para Ketua RT dan RW, agar roda pemerintahan di Kelurahan Daya dapat berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menjadi simbol harapan akan keberlanjutan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat di wilayah Daya.  (drw)