MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kegiatan Roadshow Ramadan Muslim Friendly yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Makassar bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar dan Moslem Friendly Forum (MFF) kembali disorot.

Sejumlah pengurus masjid melaporkan adanya aktivitas pemasaran produk emas oleh pihak yang mengatasnamakan program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan itu disampaikan pengurus Masjid Darusalam Bumi Bosowa, Sri Aminah, serta Langgeng Widodo selaku pengurus Masjid Al Muhajirin.

Keduanya mengaku didatangi pihak yang memperkenalkan diri sebagai bagian dari manajemen Bank Syariah Indonesia (BSI) Makassar dan menyampaikan bahwa mereka ikut serta dalam program Roadshow Masjid Muslim Friendly.

Namun dalam kunjungan tersebut, yang dilakukan justru promosi dan pemasaran produk emas BSI kepada jamaah masjid.

“Kami menerima kunjungan yang menyampaikan ikut dalam program roadshow. Tetapi yang ditawarkan adalah produk emas. Sementara yang kami pahami, kegiatan roadshow ini fokus pada pasar murah, sertifikasi halal gratis, serta penguatan UMKM masjid,” ujar salah satu pengurus saat melapor kepada panitia.

Ketua Umum MFF, Zulkarnain Rahmat Sumakno, menyayangkan adanya aktivitas pemasaran tersebut, terlebih karena BSI disebut tidak lagi terlibat dalam pelaksanaan Roadshow Ramadan tahun ini.

“Kami sangat menyayangkan jika ada pihak yang mengatasnamakan program MFF untuk kepentingan pemasaran produk tertentu. Memang sebelumnya pernah ada gathering masjid yang melibatkan MFF dan BSI. Namun untuk Roadshow Ramadan yang sedang berjalan saat ini, BSI tidak terlibat dalam kepanitiaan maupun dukungan resmi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada saat deklarasi Gerakan Makassar Muslim Friendly, berbagai pihak termasuk BSI memang menyatakan komitmen bersama. Namun hingga roadshow berjalan di sejumlah masjid, belum ada tindak lanjut dalam bentuk kontrak dukungan, baik tertulis maupun lisan.

“Deklarasi itu merupakan komitmen moral. Tetapi sampai hari ini tidak ada perjanjian kerja sama resmi atau dukungan konkret dari BSI dalam pelaksanaan roadshow Ramadan bersama DMI Kota Makassar dan Dinas Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Roadshow Muslim Friendly sendiri digelar di berbagai masjid di Kota Makassar selama Ramadan dengan agenda pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi sertifikasi halal, serta pembinaan remaja masjid.

Panitia berharap seluruh pihak dapat menjaga etika kolaborasi dan tidak menggunakan nama program tanpa koordinasi resmi.

MFF bersama DMI Kota Makassar juga mengimbau pengurus masjid agar melakukan konfirmasi kepada panitia apabila ada pihak yang mengatasnamakan Roadshow Muslim Friendly.

“Kami tetap terbuka untuk kolaborasi demi kemajuan ekonomi umat. Namun semua harus melalui mekanisme yang jelas dan transparan,” tutup Ketua Umum MFF.

Sementara, pihak BSI yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, tidak memberikan tanggapan dan klarifikasi.

Islamic Ecosystem Business Solution Manager BSI RO X Makassar, Zaenal Abidin, yang dikonfirmasi via telepon dan WA memilih bungkam, tidak memberikan tanggapan.  (drw)