MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada triwulan pertama tahun 2026 sebesar 17 persen dari target tahunan.
Capaian tersebut terungkap dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) Triwulan I bersama Komisi B DPRD Kota Makassar yang digelar di Gedung Sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Rabu (1/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Bapenda Makassar, Zamhir Islamie, mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Ini merupakan monitoring awal di triwulan pertama. Kalau dibandingkan tahun lalu, kita masih surplus kurang lebih Rp30 miliar,” ujarnya.
Secara year-to-year, Bapenda mencatat surplus sekitar Rp30 miliar. Hingga 31 Maret 2026, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar Rp362 miliar atau melampaui ambang minimal capaian triwulan pertama yang ditargetkan di atas 15 persen.
Meski demikian, Zamhir mengakui realisasi belanja daerah masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan sejumlah kegiatan, khususnya belanja modal, masih dalam tahap proses lelang dan mekanisme pengadaan.
Dengan target pendapatan daerah tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp2,6 triliun, Bapenda Makassar optimistis target tersebut dapat tercapai seiring tren positif yang mulai terlihat sejak awal tahun. (rhm)

