MAKASSAR,UJUNGJARI.COM – Lembaga Administrasi Negara (LAN) melepas 200 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu di Auditorium Hasanuddin, Pusjar SKMP LAN, Rabu (15/4/2026).

Sebanyak 197 peserta berasal dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan tiga lainnya dari Kabupaten Luwu. Mereka merupakan bagian dari Angkatan XI hingga XV dalam Latsar CPNS Gelombang III Tahun 2026 yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang bertujuan membekali CPNS dengan kompetensi dasar sebagai aparatur sipil negara, termasuk pemahaman tentang nilai-nilai pelayanan publik, integritas, dan profesionalisme.

Uji Gagasan, Uji Kesiapan ASN Muda

Sehari sebelumnya, Selasa (14/4), para peserta telah mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi, sebuah tahapan evaluatif yang menguji kesiapan gagasan inovatif peserta sebelum diimplementasikan di unit kerja masing-masing. Proses ini memastikan bahwa setiap CPNS tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata atas permasalahan birokrasi.

Pelatihan dilaksanakan melalui skema blended learning yang mengintegrasikan tiga tahapan utama: Massive Open Online Course (MOOC) sebagai pembelajaran mandiri, distance learning untuk pendalaman materi, serta pembelajaran klasikal yang berlangsung di Pusjar SKMP LAN.

Ketua Squad Team Latsar CPNS Gelombang III, Ahmad Sukarno, S.IP., M.Adm.SDA., dalam laporannya menyampaikan bahwa evaluasi peserta menunjukkan hasil “sangat baik” di seluruh aspek penyelenggaraan. Layanan registrasi dan informasi mencatat nilai 95,79, proses pembelajaran 96,09, sarana dan prasarana 95,64, konsumsi 96,05, serta pelayanan petugas lainnya 96,08.

“Penilaian ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga merasakan langsung kualitas layanan yang kami berikan,” kata Ahmad Sukarno.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., M.T., IPM, Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, M.Si, Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu Timur, Parha Arief, S.A.P, Sekretaris BKPSDM Kab. Luwu, Amar, S.E., serta Pembina Latsar dari unsur TNI AD.

LAN Siap Dampingi Daerah Tingkatkan Kapasitas

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN, Dr. Muhammad Aswad, M.Si, menegaskan peran lembaganya sebagai pusat pengembangan kompetensi aparatur di kawasan timur Indonesia yang mencakup 14 provinsi dan 144 kabupaten/kota.

Lebih lanjut disampaikan, selain menyelenggarakan pelatihan, Pusjar SKMP LAN juga memiliki fungsi pengkajian dan advokasi kebijakan pemerintahan, serta didukung kewenangan baru dalam asesmen dan pemetaan kompetensi aparatur.

“Kalau pemerintah daerah membutuhkan dukungan dalam pengembangan kapasitas organisasi maupun kajian kebijakan, kami siap memfasilitasi. Termasuk asesmen dan pemetaan kompetensi ASN yang saat ini juga menjadi kewenangan kami,” ujar Dr. Muh. Aswad.

Kepala Pusjar SKMP juga mengingatkan peserta bahwa pelatihan dasar merupakan tahap awal dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara.

“Kelulusan ini baru dinilai oleh penyelenggara. Yang akan menilai Anda sesungguhnya adalah masyarakat, melalui kualitas pelayanan yang Anda berikan. Karena itu, ASN tidak punya pilihan selain terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” pungkasnya, sebagaimana dicatat oleh Tim Humas.

ASN Jangan Hanya Kerja di Balik Meja

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, MT, IPM., dalam arahannya sekaligus menutup kegiatan menekankan bahwa Latsar bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai abdi negara di tengah Masyarakat.

“Keberadaan kita sebagai ASN ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Tidak ada artinya kita digaji oleh rakyat, tetapi tidak mampu memberikan yang terbaik kepada mereka,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati mendorong para ASN untuk tidak terjebak dalam rutinitas administratif di balik meja, melainkan aktif turun ke lapangan memahami persoalan riil Masyarakat.

Sebagai bagian dari apresiasi atas capaian peserta, dilakukan penyerahan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTP), serta penghargaan kepada tiga peserta terbaik dari setiap angkatan. Penghargaan juga diberikan untuk kategori Majalah Terbaik dan Video Terbaik sebagai bentuk pengakuan atas kreativitas dan inovasi peserta dalam menyampaikan gagasan aktualisasi.

Kegiatan pelepasan ini menegaskan arah besar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI dalam membentuk ASN masa depan yang siap bekerja dan mampu memberi dampak.

Melalui sistem pembelajaran yang terus diperluas skalanya (Bigger), diperkaya dengan pendekatan intelektual dan inovasi (Smarter), serta diperkuat akses dan relevansinya bagi kebutuhan daerah (Better), LAN memastikan bahwa setiap proses pengembangan kompetensi berujung pada kinerja nyata di lapangan.

Para peserta tidak hanya dituntut lulus, tetapi membuktikan kompetensinya melalui implementasi proyek aktualisasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sejalan dengan itu, komitmen LAN RI berfokus pada satu tujuan: menghadirkan ASN Kompeten untuk mendorong Kesejahteraan Rakyat, di mana keberhasilan diukur dari manfaat nyata dalam tata kelola pemerintahan. Adekamwa – Humas Pusjar SKMP LAN