MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Aksi unjuk rasa memperingati tragedi April Makassar Berdarah (Amarah) di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan, berujung ricuh pada Jumat (24/4) malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi yang berlangsung di Jalan Urip Sumohardjo awalnya berjalan kondusif. Mahasiswa menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa gangguan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun situasi berubah menjelang malam, ketika sekelompok massa berjaket ojek online (ojol) tiba di lokasi dan diduga langsung menyerang mahasiswa.

Bentrok pun tak terhindarkan. Kedua kelompok saling serang dengan melempar batu. Dalam situasi tersebut, massa mahasiswa terlihat terdesak dan mundur hingga masuk ke dalam area kampus UMI Makassar.

Kericuhan semakin memanas ketika massa berjaket ojol dilaporkan merangsek masuk ke dalam kampus.

Sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan, termasuk gerbang utama yang tampak dirobohkan. Beberapa sepeda motor yang diduga milik mahasiswa juga dirusak dalam insiden tersebut.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian berupaya meredam bentrokan dan mengendalikan situasi.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Urip Sumohardjo dilaporkan lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan. Situasi di sekitar kampus masih tegang dengan aparat keamanan berjaga untuk mengantisipasi bentrokan susulan.   (**)