JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Memasuki hari ke-14 penyelenggaraan ibadah haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan lancar dan terkendali. Hingga 3 Mei 2026, sebanyak 211 kloter dengan 81.992 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sebagian besar jemaah telah tiba di Madinah, sementara 52 kloter lainnya sudah bergerak ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menegaskan seluruh layanan berjalan optimal dengan pendampingan petugas di setiap titik perjalanan.

Menurutnya, aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam operasional haji 2026. Data Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mencatat 8.575 jemaah telah menjalani rawat jalan, sementara ratusan lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan seperti Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan Rumah Sakit Arab Saudi.

Meski demikian, kondisi jemaah secara umum masih terpantau stabil. Maria Assegaff menyebut layanan kesehatan terus diperkuat untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan cepat dan optimal di tengah suhu ekstrem Arab Saudi.

Perketat Layanan Kursi Roda, Cegah Pungli dan Jasa Ilegal

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menaruh perhatian khusus pada layanan kursi roda bagi jemaah lansia dan disabilitas.

Penguatan tata kelola dilakukan untuk memastikan layanan tepat sasaran dan bebas dari praktik pungutan liar.

Maria Assegaff, menegaskan seluruh layanan harus melalui mekanisme resmi dengan pengawasan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji.

Jemaah juga diimbau tidak menggunakan jasa dorong non-prosedural yang berisiko terhadap keamanan dan biaya tidak wajar. (**)