SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Jamaah calon haji (CJH) asal Kabupaten Soppeng, Darmina Sikki Kulasse, yang tergabung dalam Kloter 41 Embarkasi Hasanuddin, meninggal dunia saat melaksanakan tawaf wajib di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (21/5/2026).
Almarhumah yang berasal dari Pajalesang, Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng, dilaporkan terjatuh saat menjalankan tawaf pada putaran ketiga sekitar pukul 11.00 Waktu Arab Saudi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah terjatuh dan tidak sadarkan diri, almarhumah sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, membenarkan kabar wafatnya jamaah asal Soppeng tersebut.
“Bermula saat mengambil tawaf wajib putaran ketiga, almarhumah terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar Musriadi.
Sementara itu, Kepala Desa Barae, Eka Sakti, yang juga merupakan keluarga almarhumah, menyampaikan bahwa Darmina memiliki riwayat penyakit diabetes dan jantung.
Menurutnya, almarhumah meninggalkan seorang anak semata wayang yang saat ini sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Wajo dan tengah dalam perjalanan kembali ke Soppeng setelah menerima kabar duka tersebut.
Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhumah dimandikan, dikafani, dan dishalatkan di Masjidil Haram. Selanjutnya, proses pemakaman dilakukan di Pemakaman Soraya atau Al Sharaya di pinggiran Kota Makkah.
Proses pengurusan jenazah dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama pihak maktab setempat.
Diketahui, Darmina berangkat ke Tanah Suci bersama 233 jamaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 41 asal Soppeng pada 19 Mei 2026. Pelepasan jamaah dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Lapangan Gasis Watansoppeng. (Daus)

