SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Watansoppeng mulai mengalami kenaikan.

Lonjakan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai merah besar yang kini menembus harga Rp70.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan tersebut terbilang signifikan karena pada pekan sebelumnya harga cabai merah besar masih berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Lonjakan hampir dua kali lipat itu pun mulai dikeluhkan masyarakat yang tengah mempersiapkan kebutuhan lebaran.

Salah seorang warga Lalabata, Ummul Saidah, mengaku kenaikan harga cabai cukup membebani pengeluaran rumah tangga.

“Kenaikannya sangat terasa, apalagi cabai. Minggu lalu masih Rp35 ribu, sekarang sudah Rp100 ribu. Lumayan berat untuk ibu rumah tangga,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Tidak hanya cabai, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas lainnya. Salah satunya minyak goreng subsidi pemerintah Minyak Kita yang kini dijual sekitar Rp23.000 per liter, naik dari sebelumnya Rp18.000 per liter.

Selain mengalami kenaikan harga, ketersediaannya di pasaran juga disebut mulai terbatas.

Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha memang kerap terjadi.

Meningkatnya permintaan masyarakat yang tidak diimbangi ketersediaan pasokan menjadi salah satu faktor pemicu naiknya harga di pasar.

Masyarakat pun berharap lonjakan harga ini bersifat sementara dan dapat kembali stabil setelah perayaan Idul Adha usai.

“Semoga ini hanya kenaikan sementara. Setelah lebaran bisa kembali normal seperti biasa,” harap Ummul Saidah.  (Daus)