MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Makassar tinggal menghitung hari.
Agenda pemilihan Ketua Umum PBSI Makassar periode 2026-2030 dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2026 di Hotel MaxOne Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki fase akhir tahapan penjaringan, dinamika bursa calon ketua umum semakin menarik perhatian insan bulutangkis Kota Daeng.
Sejumlah figur telah menyatakan kesiapan maju dan terus membangun komunikasi dengan klub-klub pemilik hak suara yang akan menentukan arah kepemimpinan PBSI Makassar empat tahun ke depan.
Nama Herman Sayuti dan Prof. Amir Ilyas menjadi dua kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua umum.
Keduanya mengklaim telah mengantongi dukungan dari sejumlah klub anggota PBSI Makassar, meski seluruh dukungan masih harus melalui proses verifikasi sesuai ketentuan panitia.
Hari ini, bakal calon Ketum Herman Sayuti telah mengembalikan formulir dan menyerahkan semua dokumen pencalonan, termasuk rekomendasi sah dari 23 klub pendukung. Sementara itu, hingga saat ini calon Prof Amir Ilyas belum mengkonfirmasi ke panitia untuk pengembalian formulir.
“Hari ini, baru pak Herman yang datang kembalikan formulir. Kami belum tahu kapan Prof Amir datang mengebalikan formulir. Kan masih ada waktu beberapa hari, kita tunggu saja konformasinya,” kata Ketua Tim Penjaringan Rizal Asjahad, Senin (15/6/2026).
Muskot tahun ini dinilai menjadi momentum penting bagi pembinaan dan peningkatan prestasi bulutangkis Makassar.
Pengurus yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi, serta mengembalikan kejayaan bulutangkis Makassar di tingkat regional maupun nasional.
Panitia Muskot PBSI Makassar sebelumnya menegaskan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju hari pelaksanaan, suhu persaingan diperkirakan akan terus meningkat seiring upaya para kandidat meraih dukungan mayoritas klub pemilik suara.
Kini, hitung mundur menuju 5 Juli 2026 telah dimulai. Publik bulutangkis Makassar menanti siapa sosok yang akan dipercaya memimpin PBSI Makassar dan membawa organisasi tersebut menuju prestasi yang lebih tinggi pada periode mendatang. (drw)

