SEATTLE – Timnas Belgia gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Mesir dengan skor 1-1 di Seattle, Selasa (16/6) dini hari WITA.

Mesir tampil impresif sepanjang babak pertama. Tim berjuluk Pharaohs itu mampu meredam permainan Belgia dan membuat lawannya kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Bahkan hingga turun minum, Belgia tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keunggulan Mesir lahir pada menit ke-34 melalui Emam Ashour. Berawal dari umpan Mohamed Salah, Ashour yang melihat ruang terbuka langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke gawang tanpa mampu dijangkau kiper Belgia, Thibaut Courtois.

Tertinggal satu gol, Belgia mencoba meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Peluang emas datang pada menit ke-53 saat Kevin De Bruyne mengeksekusi tendangan bebas. Namun bola hanya membentur tiang gawang.

Mesir tak hanya bertahan. Dua menit berselang, Salah hampir menggandakan keunggulan timnya melalui sundulan berbahaya yang berhasil ditepis Courtois.

Bola muntah mengarah ke Ashour, tetapi tendangan lanjutan sang gelandang masih melebar.

Tim Afrika itu kembali mengancam lewat serangan balik cepat. Omar Marmoush berhasil menembus pertahanan Belgia, namun gagal memaksimalkan peluang setelah kehilangan keseimbangan saat melepaskan tembakan.

Melihat timnya kesulitan membongkar pertahanan lawan, pelatih Belgia Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66. Sebelumnya, Nicolas Raskin dan Maxime De Cuyper juga sudah lebih dulu diturunkan untuk menambah daya gedor.

Pergantian tersebut langsung membawa dampak. Pada serangan pertama setelah Lukaku masuk, Belgia berhasil menyamakan kedudukan. Tekanan Lukaku di depan gawang membuat bek Mesir Mohamed Hany melakukan gol bunuh diri pada menit ke-67.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Belgia. Kevin De Bruyne dan kolega mulai mendominasi penguasaan bola serta lebih sering menekan pertahanan Mesir.

Di sisi lain, Mesir melakukan penyegaran dengan menarik keluar Mohamed Salah dan Emam Ashour untuk memasukkan Rami Rabia serta Hamza Abdelkarim.
Menjelang akhir pertandingan, Belgia hampir membalikkan keadaan. Sundulan Lukaku pada menit ke-87 masih melambung di atas mistar gawang.

Sementara Mesir sempat memprotes keputusan wasit setelah Zizo terjatuh akibat duel dengan De Cuyper di dekat kotak penalti pada menit ke-89, namun wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.

Belgia terus menggempur pertahanan Mesir hingga masa injury time. Namun solidnya lini belakang Mesir membuat skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam persaingan ketat Grup G Piala Dunia 2026.  (int/drw)