UJUNGJARI.COM – Kiprah negara-negara Asia pada ajang Piala Dunia 2026 mendapat sorotan positif setelah sejumlah wakil Benua Kuning mampu meraih hasil impresif pada laga perdana fase grup.

Hingga hari ini, enam wakil Asia yang telah bertanding belum sekalipun menelan kekalahan. Korea Selatan membuka langkah dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko, sementara Australia menundukkan Turki dengan skor meyakinkan 2-0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jepang juga tampil menjanjikan setelah berhasil menahan Belanda 2-2. Hasil positif lainnya diraih Qatar yang bermain imbang 1-1 melawan Swiss, Arab Saudi menahan Uruguay 1-1, serta Iran yang berbagi angka 2-2 dengan Selandia Baru.

Pengamat sepak bola nasional, Divaldo Alves, menilai performa apik negara-negara Asia bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, perkembangan sepak bola Asia dalam beberapa tahun terakhir membuat kesenjangan kualitas dengan tim-tim elite dunia semakin mengecil.

“Semua itu karena ada pemain-pemain Asia yang sudah bermain di Eropa dan memiliki pengalaman berbeda. Selain itu, banyak pelatih di Asia yang berasal dari Eropa,” ujar Divaldo.

Ia menambahkan, kehadiran pelatih-pelatih Eropa turut membawa perubahan terhadap budaya sepak bola di Asia, terutama dalam aspek pemahaman taktik dan metode permainan.

Meski demikian, Divaldo menilai tim-tim Asia masih memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan negara-negara Eropa. Menurutnya, wakil Asia cenderung bermain lebih disiplin, sabar, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang.

“Tim Asia biasanya lebih defensif, lebih hati-hati, lebih waspada, dan menunggu kesempatan. Mereka tidak selalu memaksakan serangan,” katanya.

Divaldo mencontohkan strategi tersebut terlihat dalam beberapa pertandingan Piala Dunia 2026. Ia menilai pendekatan yang lebih terukur membuat tim-tim Asia mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan dan meredam agresivitas lawan.

“Yang menguasai bola memang memiliki banyak peluang. Namun dalam turnamen besar seperti Piala Dunia, tim yang bermain tanpa bola juga harus lebih waspada dan disiplin. Itu yang diperlihatkan beberapa tim Asia sejauh ini,” tuturnya.

Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih menyisakan perjalanan panjang hingga partai final pada 19 Juli mendatang. Dengan tren positif yang ditunjukkan sejak awal turnamen, wakil Asia berpeluang menghadirkan kejutan lebih besar pada fase-fase berikutnya.  (int/drw)