HOUSTON – Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, tengah menghadapi salah satu periode tersulit dalam karier internasionalnya. Penyerang berusia 41 tahun itu kini mencatatkan 10 pertandingan beruntun tanpa gol di ajang turnamen besar setelah gagal mencetak gol saat Portugal ditahan imbang DR Kongo 1-1 pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, Kamis (18/6/2026).

Catatan tersebut menjadi rentetan tanpa gol terpanjang sepanjang karier Ronaldo bersama Portugal di ajang Piala Dunia dan Piala Eropa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gol terakhir Ronaldo di turnamen besar tercipta pada fase grup Piala Dunia 2022 saat menghadapi Ghana. Sejak saat itu, ia gagal mencetak gol pada sisa pertandingan Piala Dunia 2022, seluruh laga Euro 2024, hingga pertandingan pembuka Portugal di Piala Dunia 2026.

Meski mengalami paceklik gol, Ronaldo masih mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Roberto Martinez. Saat menghadapi DR Kongo, sang kapten tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit.

Portugal sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola, namun kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Tim berjuluk Selecao das Quinas itu hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Portugal sempat unggul lebih dahulu melalui Joao Neves, namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang untuk DR Kongo.

Mandulnya Ronaldo kembali memunculkan perdebatan mengenai perannya di skuad Portugal. Meski masih memegang sejumlah rekor, termasuk menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, ketajamannya di level tertinggi mulai dipertanyakan.

Namun, Ronaldo masih memiliki kesempatan untuk mengakhiri puasa gol tersebut pada laga-laga berikutnya di fase grup.

Jika mampu kembali mencetak gol, ia bukan hanya menghentikan rekor negatifnya, tetapi juga membuktikan bahwa dirinya masih dapat menjadi pembeda bagi Portugal di panggung sepak bola dunia.  (int/drw