UJUNGJARI.COM – Babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 baru menuntaskan rangkaian pertandingan matchday kedua, namun dua peserta sudah dipastikan gagal melanjutkan perjalanan. Haiti dan Turki resmi menjadi tim pertama yang tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Haiti menjadi tim pertama yang harus angkat koper dari turnamen setelah dibekuk Brasil dengan skor 0-3 pada laga kedua Grup C, Sabtu (20/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Junior memastikan kemenangan Selecao sekaligus mengubur harapan Haiti untuk lolos ke babak 32 besar.
Sebelumnya, Haiti juga kalah tipis 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan perdana. Dengan koleksi nol poin dan selisih gol minus empat, Haiti dipastikan tidak mampu mengejar para pesaingnya di klasemen.
Brasil kini memimpin Grup C dengan empat poin, diikuti Maroko yang juga mengoleksi empat poin, sementara Skotlandia berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Maroko pada 25 Juni mendatang, Haiti tidak mungkin lagi menyalip Skotlandia berdasarkan regulasi penentuan peringkat yang mengutamakan rekor head-to-head.
Meski gagal melangkah lebih jauh, keikutsertaan Haiti di Piala Dunia 2026 tetap menjadi catatan bersejarah. Mereka kembali tampil di putaran final untuk pertama kalinya sejak 1974 dan berhasil lolos meskipun tidak dapat memainkan laga kandang selama fase kualifikasi akibat situasi keamanan yang belum kondusif di negaranya.
Nasib serupa dialami Turki di Grup D. Tim berjuluk The Crescent-Stars itu dipastikan tersingkir usai kalah 0-1 dari Paraguay pada Sabtu (20/6/2026). Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun setelah sebelumnya mereka takluk 0-2 dari Australia pada laga pembuka.
Turki kini terbenam di dasar klasemen Grup D tanpa poin dan memiliki selisih gol minus tiga. Sementara itu, Amerika Serikat telah memastikan tiket ke babak 32 besar setelah mengoleksi enam poin berkat kemenangan 2-0 atas Australia.
Peluang Turki untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik juga telah tertutup. Padahal, format Piala Dunia 2026 menyediakan delapan slot bagi tim peringkat ketiga terbaik untuk melaju ke fase gugur.
Pertandingan terakhir menghadapi Amerika Serikat pada 26 Juni mendatang hanya akan menjadi laga formalitas bagi Turki.
Kegagalan ini menjadi antiklimaks bagi negara yang baru kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali mencuri perhatian dengan finis di posisi ketiga pada edisi 2002. (int/drw)

