UJUNGJARI.COM – Timnas Spanyol kembali mencatatkan sejarah di panggung Piala Dunia 2026. Kemenangan meyakinkan 4-0 atas Arab Saudi di Atlanta, Senin (22/6/2026) dini hari WITA, tak hanya menjaga peluang La Roja melangkah ke fase berikutnya, tetapi juga menghadirkan rekor yang belum pernah dicapai negara mana pun sepanjang sejarah turnamen.
Spanyol kini menjadi tim nasional pertama yang memiliki dua pemain berbeda berusia 18 tahun atau lebih muda yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekor tersebut bermula dari gol Gavi ke gawang Kosta Rika pada Piala Dunia 2022 saat usianya masih 18 tahun 110 hari.
Empat tahun kemudian, giliran Lamine Yamal menorehkan namanya dalam sejarah setelah menjebol gawang Arab Saudi pada Piala Dunia 2026 di usia 18 tahun 343 hari.
Gol ke gawang Arab Saudi semakin menegaskan status Yamal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia.
Winger Barcelona itu kini menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah Spanyol di Piala Dunia, hanya berada di belakang Gavi.
Pencapaian tersebut juga menjadi bukti keberhasilan regenerasi sepak bola Spanyol.
Setelah menikmati masa keemasan bersama generasi Xavi Hernández, Andrés Iniesta, dan Sergio Busquets, La Roja kembali menemukan sosok-sosok muda yang siap menjadi tulang punggung tim di masa depan.
Gavi lebih dahulu mencuri perhatian pada Piala Dunia 2022 lewat golnya ke gawang Kosta Rika. Kini, estafet generasi emas itu diteruskan oleh Yamal yang tampil impresif saat membantu Spanyol menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak.
Prestasi Yamal juga menempatkannya sejajar dengan sejumlah nama besar dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pemain berusia 18 tahun tersebut bahkan berhasil melampaui usia saat Lionel Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada edisi 2006.
Data statistik tersebut dirilis oleh OptaJose dan semakin mempertegas dominasi generasi muda Spanyol yang diprediksi akan menjadi kekuatan utama La Roja dalam beberapa tahun mendatang. (int/drw)

