UJUNGJARI.COM – Aljazair sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Yordania dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Selasa (23/6/2026).
Kemenangan ini menjaga peluang Aljazair untuk melaju ke babak 32 besar. Mereka kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup J dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada laga terakhir grup, Aljazair akan menghadapi Austria pada 28 Juni mendatang.
Sementara itu, kekalahan ini memastikan langkah Yordania terhenti di fase grup.
Yordania tampil agresif sejak awal pertandingan.
Baru satu menit laga berjalan, sundulan Nasir masih melebar dari sasaran. Aljazair membalas melalui Amin Gouiri pada menit kelima, namun tembakannya masih menyamping.
Peluang emas didapat Aljazair pada menit ke-21 saat Riyad Mahrez lolos dari jebakan offside. Namun, sentuhan akhirnya kurang sempurna sehingga bola berhasil diamankan lini belakang Yordania.
Yordania akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36. Nizar Al Rashdan mencetak gol setelah tembakannya di dalam kotak penalti sempat ditepis kiper Alexandre Oukidja Zidane, tetapi bola tetap bergulir masuk ke gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Aljazair meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang diciptakan, termasuk melalui Maza dan Yousri Benbouali, tetapi kiper Yordania, Yazid Abulaila, tampil gemilang di bawah mistar.
Usaha Aljazair akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Benbouali berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Momentum pun berbalik ke kubu Aljazair. Pada menit ke-82, kembali dari situasi bola mati, Amin Gouiri memanfaatkan bola liar di depan gawang untuk membawa timnya berbalik unggul 2-1.
Yordania berusaha mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan, tetapi tidak mampu menciptakan gol balasan. Skor 2-1 untuk kemenangan Aljazair bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Aljazair tetap memiliki peluang lolos ke fase gugur, sedangkan Yordania harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih awal. (int/drw)

