JAKARTA,UJUNGJARI.COM–Budi Luhur University memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Inisiasi Rally Raid Adventure atau IRRA 2026. Ajang rally lintas alam ini dinilai tidak hanya menjadi kompetisi otomotif, tetapi juga ruang pembelajaran yang dekat dengan kehidupan nyata.

Rektor Budi Luhur University, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan IRRA 2026 di lingkungan kampus memiliki nilai positif. Menurutnya, kegiatan seperti IRRA dapat membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal potensi diri, mengembangkan minat, serta membentuk karakter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar di ruang kelas. Kampus juga perlu membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal potensi diri, mengembangkan minat, dan membentuk karakter. Dari hobi, seseorang dapat menemukan bakat. Dari bakat, seseorang dapat membangun prestasi yang lebih hidup, nyata, dan bermanfaat,” ujar Prof. Agus.

Ia menilai olahraga rally bukan hanya soal kecepatan. Rally juga menuntut kecerdasan membaca medan, disiplin, keberanian mengambil keputusan, kerja sama tim, serta tanggung jawab. Karena itu, seorang pereli perlu memiliki mental juara dan mental jawara.

Mental juara, menurutnya, adalah sikap untuk terus berusaha menjadi yang terbaik melalui kerja keras, disiplin, sportivitas, dan kemampuan bangkit setelah menghadapi kegagalan. Mental ini tidak hanya terlihat saat seseorang meraih kemenangan, tetapi juga ketika ia mampu menjaga fokus, menghormati aturan, dan tetap konsisten di bawah tekanan.

Sementara itu, mental jawara memiliki makna yang lebih luas. Jawara bukan sekadar sosok yang kuat atau berani, tetapi juga pribadi yang memiliki ketangguhan, kehormatan, rasa tanggung jawab, serta kemampuan menjaga nilai baik dalam setiap kompetisi.

Dalam konteks rally, mental jawara tercermin dari keberanian menghadapi medan sulit, kemampuan menjaga keselamatan, menghargai lawan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Rally mengajarkan banyak nilai penting. Ada keberanian, ketekunan, strategi, konsentrasi, dan tanggung jawab. Inilah yang kami lihat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Mereka tidak hanya belajar menjadi pemenang, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan berintegritas,” tambah Prof. Agus.

IRRA 2026 sendiri akan dilaksanakan di Subang dan Majalengka, Jawa Barat. Ajang ini menggabungkan balapan mobil 4×4 dan motor rally dengan konsep lintas alam yang terinspirasi dari Rally Dakar, namun dikemas sesuai karakter medan tropis Indonesia.

Rute yang akan dilalui mencakup jalan tanah berliku, jalur berbatu terjal, hingga sungai-sungai kecil. Medan tersebut menuntut kesiapan fisik, mental, kemampuan navigasi, serta ketahanan kendaraan para peserta.

Dengan dukungan Budi Luhur University, IRRA 2026 diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengenal dunia olahraga rally, sekaligus membangun karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan daya juang. Ajang ini juga diharapkan dapat mendukung promosi pariwisata daerah melalui konsep sport tourism. (ary)