BONTANG, UJUNGJARI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet binaan Champion Makassar.

Pasangan ganda pemula putra Kenneth Ivano Ritung dan Zulkifli Sahrul sukses keluar sebagai juara pada Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 setelah melalui perjuangan dramatis di partai final yang berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejuaraan yang digelar pada 13–18 Juli 2026 tersebut merupakan agenda resmi PBSI Pusat dan diikuti 673 atlet dari 80 klub yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia.

Sirnas C Pupuk Kaltim Open mempertandingkan 18 nomor dari kelompok usia dini hingga taruna putra dan putri, sehingga menjadi salah satu ajang pembinaan paling bergengsi bagi atlet muda nasional.

Pasangan Kenneth/Zulkifli menunjukkan mental juara sepanjang turnamen. Di partai final, mereka berhasil menumbangkan unggulan pertama, Muhammad Zidan/Evan Tri Kurniawan dari Taqi Arena Badminton Academy, Bandung Barat, melalui pertandingan sengit tiga gim dengan skor 22-20, 24-26, 26-24.

Sebelum melaju ke final, Kenneth dan Zulkifli lebih dulu mengalahkan pasangan kuat asal Jaya Raya Jakarta, Muhammad Habbil Benzema/Wijdan Rafid Hartoko, di babak semifinal dengan skor 21-17, 19-21, 21-16.

Sementara itu, Zidan/Evan memastikan tiket final setelah mengalahkan pasangan Ghaisan Alkhalify Afdhal/Prabu Bumi Syahputra.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan atlet muda yang dilakukan Champion Makassar. Kenneth Ivano Ritung, kelahiran Palopo, 1 Mei 2012, dan Zulkifli Sahrul, kelahiran Balikpapan, 2 Maret 2012, tampil konsisten sepanjang turnamen hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.

Dewan Pembina Champion Makassar, Taufan, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya.

“Saya merasa senang dan bangga atas keberhasilan Zulkifli dan Kenneth menjuarai Sirnas Kaltim di Bontang. Ini menjadi bukti bahwa PB Champion Makassar berada di jalur yang benar dalam melakukan pembinaan terhadap bibit-bibit unggul, khususnya di Sulawesi Selatan dan Makassar. Kami berharap Zulkifli dan Kenneth terus berprestasi di ajang yang lebih bergengsi, sekaligus mampu menjadi inspirasi lahirnya atlet-atlet muda lain yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional,” ujar Taufan, legenda bulu tangkis Sulawesi Selatan yang akrab disapa Masto.

Gelar juara di Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 menjadi pencapaian penting bagi Champion Makassar sekaligus mempertegas eksistensi klub tersebut sebagai salah satu pusat pembinaan bulu tangkis usia muda yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi di kancah nasional.

Dengan usia yang masih sangat muda, Kenneth dan Zulkifli diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi dan melangkah menuju level yang lebih tinggi pada kompetisi nasional maupun internasional.  (rls)