MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) secara resmi membuka rangkaian turnamen tenis lapangan bertajuk Kajati Cup 2026 yang dipusatkan di Lapangan Tenis Karebosi, Kota Makassar, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga babak final pada Minggu, 26 Juli 2026, sebagai bagian dari perayaan semarak Hari Bhakti Adhyaksa ke-66.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini diselenggarakan tidak sekadar sebagai ajang kompetisi olahraga prestasi, melainkan memiliki tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerja sama lintas instansi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui lapangan tenis, para peserta dari berbagai latar belakang instansi dapat berinteraksi secara lebih cair dan harmonis.
Mengusung tema agung “Silaturahmi Membangun Sinergi”, turnamen tahun ini juga diperkuat dengan moto penyemangat “One Court One Spirit”. Tema dan moto tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk menyatukan semangat kolaborasi melalui wadah olahraga tenis lapangan demi kebersamaan yang solid.
Antusiasme tinggi tampak dari partisipasi luas berbagai instansi di Sulawesi Selatan yang terbagi ke dalam 8 pool, mulai dari Pool A hingga Pool H. Turnamen ini diikuti oleh tim-tim perwakilan dari 24 instansi lintas kementerian, lembaga, BUMN, perbankan seperti Mandiri, BNI, dan BRI, institusi pendidikan tinggi seperti UNHAS dan UNM, hingga unsur aparatur sipil negara dan militer.
Untuk mewadahi seluruh peserta dengan adil dan kompetitif, panitia mempertandingkan tiga kategori utama dalam turnamen ini. Kategori tersebut meliputi Ganda Putra (Bebas), Kelompok Umur (KU) 110 Putra dengan minimal usia 52 tahun, serta kategori Ganda Putri (Bebas) yang diikuti oleh para srikandi olahraga tenis di Sulsel.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Sila H. Pulungan, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ide awal penyelenggaraan pertandingan ini berfungsi sebagai welcome game sekaligus firewall di tengah masa jabatannya.
“Dalam waktu 3 bulan kurang 5 hari masa jabatan saya di Sulsel, karena saya sudah dapat SK terbaru dari Jaksa Agung, menjabat Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Di lapangan kita membangun sinergi,” ujarnya di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Sila H. Pulungan menambahkan bahwa arena olahraga juga bisa menjadi sarana efektif untuk mencairkan suasana dalam penyelesaian tugas kedinasan.
“Termasuk menyelesaikan tugas-tugas kita bisa diselesaikan di lapangan sambil bermain. Tetap junjung sportivitas, jangan cari juara, tetapi harus main lebih baik dari teman, karena lawan kita anggap teman,” pesannya penuh kehangatan.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti Sulawesi Selatan, Prof. Jamaluddin Jompa, yang mengapresiasi inisiatif pihak Kejati Sulsel.
“Semoga acara ini membangun sinergi, selamat bertanding, jaga sportivitas. Terima kasih Kejati Sulsel telah menyelenggarakan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan prestasi olahraga tenis di Sulsel,” ungkap Prof. Jamaluddin Jompa.
Dengan resmi dimulainya pertandingan hari ini, seluruh panitia dan peserta berharap turnamen Kajati Cup 2026 tidak hanya melahirkan juara-juara baru di dunia tenis lapangan, tetapi yang terpenting adalah semakin eratnya ikatan silaturahmi dan sinergisitas antarinstansi di Sulawesi Selatan demi kemajuan bersama. (Rls)


