JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa skuad Garuda siap menghadapi Vietnam dalam pertandingan penting fase grup.
Meski baru menempuh perjalanan panjang menuju Jakarta, Indonesia bertekad tampil maksimal demi mengamankan tiga poin sekaligus memperbesar peluang melaju ke babak semifinal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Herdman mengakui bahwa Vietnam bukan lawan yang mudah. Selain memiliki organisasi permainan yang kuat, tim tersebut datang dengan persiapan lebih panjang dan catatan belum terkalahkan.
“Kami sudah mencetak delapan gol, hanya kebobolan satu kali, dan mengoleksi enam poin. Namun, tantangan yang menanti kami sangat berat,” ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Menurutnya, laga melawan Vietnam menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk mengambil kendali persaingan di grup. Namun, ia meminta para pemain tidak terbebani dan tetap berpegang pada identitas permainan yang sedang dibangun.
“Hal yang bisa kami kendalikan adalah permainan kami sendiri. Kami harus kembali kepada identitas tim, memaksakan gaya bermain kami, dan memanfaatkan setiap peluang yang diberikan,” tegasnya.
Siap Hadapi Pertandingan Bertensi Tinggi
Pertemuan Indonesia dan Vietnam kerap berlangsung dalam tensi tinggi. Menanggapi potensi provokasi maupun permainan keras dari lawan, Herdman memastikan timnya telah membahas cara merespons setiap situasi yang mungkin terjadi di lapangan.
Ia tidak menyiapkan latihan khusus, tetapi lebih menekankan kesiapan mental, kepemimpinan, dan kemampuan pemain untuk tetap tenang.
“Jika pertandingan menjadi panas, kami sudah mengetahui respons yang harus diberikan. Fokus kami harus selalu kembali kepada identitas permainan dan tugas berikutnya,” jelas Herdman.
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan pandangan serupa. Ia percaya penggunaan VAR akan membuat kedua tim lebih berhati-hati sepanjang pertandingan.
“Saya memilih fokus kepada tim sendiri. Kami harus menjalankan rencana yang sudah diberikan pelatih,” kata Ridho.
Rekor Pertemuan Jadi Modal Penting
Indonesia memiliki modal positif menjelang pertandingan tersebut. Rizky Ridho menjadi bagian dari skuad Garuda yang pernah mencatatkan tiga kemenangan beruntun atas Vietnam pada 2024.
Pengalaman itu telah dibagikan kepada para pemain yang baru menjalani debut di turnamen kali ini. Namun, Ridho mengingatkan bahwa hasil sebelumnya tidak boleh membuat Indonesia lengah.
“Kemenangan-kemenangan sebelumnya tentu menjadi modal penting. Tetapi persaingan Indonesia dan Vietnam sangat ketat. Kami harus tetap fokus, mengikuti rencana pelatih, dan berkembang selangkah demi selangkah,” ungkapnya.
Herdman Puji Kontribusi Thom Haye
Dalam kesempatan yang sama, Herdman turut memberikan apresiasi kepada Thom Haye. Gelandang Timnas Indonesia tersebut dinilai mampu menjalankan berbagai peran dan selalu tampil pada momen-momen penting.
Haye sebelumnya mencatatkan tiga assist ketika menghadapi Kamboja dan mencetak gol tendangan bebas impresif saat melawan Timor Leste.
“Thom menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Yang paling membuat saya terkesan adalah komitmennya terhadap tim dan kebersamaan para pemain,” tutur Herdman.
Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh bergantung kepada satu pemain. Menurutnya, setiap anggota skuad memiliki peran penting, termasuk para pemain bertahan yang kontribusinya kerap luput dari sorotan.
Kondisi Marselino Masih Dipantau
Mengenai kondisi Marselino Ferdinan yang tidak terlihat dalam sesi latihan, Herdman mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh.
Ia dijadwalkan bertemu dengan tim medis untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi sang pemain, statusnya dalam turnamen, serta langkah yang akan diambil berikutnya.
“Saya akan mendapatkan analisis lengkap dari tim medis. Kemungkinan kami baru bisa memberikan informasi lebih lanjut setelah pertandingan,” ujarnya.
Siap Bertarung untuk Suporter
Walaupun Vietnam dinilai lebih matang dari sisi persiapan, Herdman memastikan hal tersebut tidak akan menjadi alasan bagi Indonesia. Ia percaya skuad Garuda akan terus berkembang sepanjang turnamen.
“Mungkin Vietnam berada sedikit di depan kami saat ini, tetapi tiga atau empat minggu lagi belum tentu demikian. Para pemain siap bertarung, siap tampil untuk para suporter, dan siap membuktikan perkembangan tim ini,” pungkas Herdman.
Pertandingan melawan Vietnam bukan hanya menjadi perebutan tiga poin, tetapi juga ujian penting bagi konsistensi, kedewasaan, dan mentalitas Timnas Indonesia dalam perjalanan menuju babak final. (ary)

