SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Tiga unit rumah panggung di Dusun Paddempung, Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, terbakar, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik dari salah satu rumah warga. Api kemudian dengan cepat merambat ke dua rumah yang berada di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah panggung beserta sejumlah harta benda milik warga hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan warga setempat, api pertama kali terlihat dari rumah milik Baharu alias Caha (40), seorang petani. Karena konstruksi rumah yang sebagian besar berbahan kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah tetangga.

Tiga rumah warga yang terdampak masing-masing milik Sudarmi (36), Baharu/Caha (40), dan Ondeng (90).

Sudarmi dilaporkan kehilangan sejumlah harta benda, di antaranya emas berupa cincin seberat 20 gram, uang tunai Rp20 juta, serta dua karung gabah.

Sementara rumah milik Baharu/Caha beserta seluruh isi rumah dilaporkan ludes terbakar. Sedangkan Ondeng kehilangan uang tunai Rp3,8 juta, lemari, dan sejumlah kursi.

Total kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp300 juta.

Upaya pemadaman dilakukan secara gabungan dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng. Armada tersebut berasal dari Kecamatan Liliriaja, Ganra, Lalabata, Lilirilau, Marioriwawo, dan Citta.

Petugas pemadam bersama warga dan aparat setempat berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Warga kemudian membantu para korban mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan serta mengamankan lokasi kejadian.

Saat ini, para korban mulai membersihkan dan merapikan sisa-sisa bangunan yang terbakar, sembari menyelamatkan harta benda yang masih bisa digunakan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting atau arus pendek listrik.

Sementara itu, Satpol PP Kecamatan Liliriaja mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi kelistrikan di rumah masing-masing.

Pemeriksaan kabel, sambungan listrik, dan peralatan elektronik secara berkala dinilai penting, terutama pada rumah berbahan kayu yang lebih mudah terbakar. (Daus)