JAKARTA, UJUNGJARI.COM – FIFA mengungkap format lengkap FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen baru yang dirancang khusus untuk mempertemukan tim nasional di kawasan Asia Tenggara dan sejumlah negara undangan.

Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday, mulai akhir September hingga awal Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan ASEAN Championship atau Piala AFF, seluruh pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 masuk dalam kalender resmi FIFA.

Dengan demikian, hasil pertandingan akan berpengaruh terhadap perolehan poin dan posisi masing-masing negara dalam ranking FIFA.

Pada edisi perdana, FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 14 negara. Selain anggota Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), turnamen ini juga melibatkan India, Pakistan, dan Hong Kong.

Dibagi Dua Divisi

FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format dua level kompetisi. Divisi teratas bernama Premier Division, sedangkan kasta kedua disebut Challenge Division.

Premier Division diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi empat tim.

Timnas Indonesia berada di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Pada fase grup, setiap tim memainkan tiga pertandingan dengan sistem setengah kompetisi.

Menariknya, tidak ada babak semifinal. Hanya juara masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.

Juara Grup A akan berhadapan dengan juara Grup B untuk memperebutkan gelar juara Premier Division.

FIFA juga menyiapkan pertandingan klasifikasi. Tim yang finis di posisi kedua masing-masing grup dapat bertemu untuk memperebutkan peringkat ketiga. Sementara tim peringkat ketiga dan keempat juga berpotensi memainkan pertandingan untuk menentukan posisi akhir.

Indonesia Jadi Tuan Rumah

Timnas Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026.

Status tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda karena akan tampil di hadapan pendukung sendiri sekaligus memiliki kesempatan meraih poin ranking FIFA di kandang.

Sementara itu, Hong Kong dipercaya menjadi tuan rumah Challenge Division.
Challenge Division diikuti enam negara yang dibagi ke dalam dua grup. Masing-masing grup berisi tiga tim.

Grup A terdiri dari Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Berbeda dengan Premier Division, setiap peserta Challenge Division hanya memainkan dua pertandingan fase grup.

Karena setiap grup berisi tiga tim, akan ada satu negara yang mendapatkan jadwal istirahat pada setiap matchday.

Sama seperti divisi utama, tidak ada semifinal di Challenge Division. Hanya juara grup yang berhak melaju ke final untuk memperebutkan gelar juara.

Hadiah Capai Rp71 Miliar

FIFA juga menyiapkan hadiah cukup besar untuk turnamen edisi perdana tersebut.
Juara Premier Division dilaporkan akan mendapatkan hadiah sebesar 1 juta dolar AS, atau sekitar Rp17,8 miliar.

Sementara juara Challenge Division berhak menerima hadiah 300 ribu dolar AS, setara sekitar Rp5,3 miliar.

Tidak hanya juara, seluruh peserta juga mendapatkan participation fee sebesar 125 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,2 miliar.
Jika seluruh komponen hadiah dan biaya partisipasi dihitung, total dana yang disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026 diperkirakan mencapai sekitar 4 juta dolar AS atau Rp71 miliar.

Bagi Timnas Indonesia, keikutsertaan di Premier Division sekaligus menjadi peluang penting untuk mengumpulkan poin ranking FIFA. Apalagi, seluruh laga turnamen berlangsung dalam periode FIFA Matchday sehingga hasilnya memiliki nilai kompetitif yang lebih besar dibandingkan pertandingan persahabatan biasa. (int/drw)