GOWA, UJUNGJARI.COM — Setelah sekian hari bergelut dengan aroma busuk sampah dan pemandangan semrawut dalam kota, akhirnya mulai Jumat (25/9), masyarakat kota Sungguminasa dan sekitarnya tidak akan lagi melihat tumpukan sampah hingga berhari-hari.
Mulai Jumat (25/9) pagi tadi seluruh truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup mulai beraktivitas melakukan pengangkutan ke TPA Caddikan di Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sembari mobil truk sampah bermuatan sampah yang sudah 10 hari ‘diam’ di halaman kantor DLH Gowa bergerak ke TPA untuk membuang dan kemudian balik lagi ke kota mengangkut yang menumpuk di pinggir jalan.

Sementara di lokasi TPA yang beberapa hari ditutup oleh pemilik lahan yakni Haji Abdul Kadir Dg Nyampa, kini sudah terbuka lebar. Armada DLH pun keluar masuk membongkar dan pulang lalu datang dengan muatan baru dan tumpahkan lagi di TPA.
Sambil armada DLH melakukan pembuangan sampah, Kapolres Gowa bersama puluhan personel Polisi bersama jajaran TNI dan jajaran DLH, Pemerintah Kecamatan Bajeng, Pemerintah Desa Pabbentengang bersinergi melakukan pembersihan di kawasan TPA.
Dalam kegiatan kolaborasi di TPA hadir Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, anggota DPRD Gowa Abdul Razak, Kapolres Gowa Kombes Pol Muh Yusuf, Kadis DLH Gowa Azhari Azis, Camat Bajeng Achmad, pemilik lahan Haji Nyampa dan lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gowa Azhari Azis mengatakan, sesuai komitmen bersama dengan pemilik lahan telah disepakati pembukaan kembali lahan TPA.
Semua ini kata Kadis LH adalah berkat pendekatan secara kekeluargaan yang dilakukan semua pihak khususnya Kapolres Gowa bersama DLH dan wakil rakyat. Atas nama pemerintah kabupaten kami sangat berterima kasih kepada bapak Haji Nyampa karena telah membuka kembali lahan beliau untuk kembali ditempati membuang sampah. Dan terimakasih pula kepada bapak Haji Sahabuddin Sewang selaku pemilik SPBU yang telah memberikan kami kesempatan layanan BBM solar untuk armada truk sampah sehingga hari ini semua truk kami sudah bisa beroperasi melakukan pengangkutan sampah ke TPA. Terimakasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungannya secara bersama untuk mengatasi penanganan sampah yang sempat bermasalah hingga beberapa hari ini, ” kata Azhari Azis.
Kendati masalah sampah kini sudah teratasi namun DLH akan tetap memperhatikan catatan yang diberikan pemilik lahan yakni penuntasan pembebasan sisa lahan 6 hektar.
Hal itu menjadi pesan khusus Haji Nyampa kepada Pemkab Gowa. Seperti dikatakan saat melakukan pertemuan dengan DPRD Gowa, DLH, Dinas Perkimtan dan Vendors SPBU, Camat Bajeng, Kades Pabbentengang pada Kamis (24/9).
Usai pertemuan tersebut, Haji Nyampa memberikan syarat sebagai persetujuannya agar lahannya yang sudah ditimbuni tanpa persetujuan awal harus segera diselesaikan oleh Pemkab Gowa. Persetujuan bersama pun disepakati oleh pihak Pemkab melalui DLH dan Perkimtan.
Sementara pantauan ujungjari.com di awal operasi pengangkutan sampah, terlihat aktivitas petugas kebersihan berjalan lancar. Para petugas kebersihan DLH mengenakan rompi orange sebagai atribut resmi.
Sejumlah titik tumpukan sampah dibersihkan. Sampahnya diangkut ke bak truk lalu dibawa ke TPA Caddika di Desa Pabbentengang. –

