MALILI,UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) menggelar Pembinaan Identifikasi Kegiatan Statistik Sektoral dan Coaching Portal Satu Data di Aula Media Center Diskominfo-SP pada Selasa–Rabu (13–14/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, dan diikuti oleh perwakilan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur yang bertindak sebagai agen statistik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola data yang terstandar, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo-SP Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, menekankan pentingnya penyatuan sumber data agar menghasilkan informasi yang konsisten dan akurat bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Yang paling penting adalah bagaimana data yang banyak dari berbagai sumber itu bisa menjadi satu saja: satu sumber, satu angka, yang bisa dipakai oleh orang banyak. Jika mencari data dari tempat yang berbeda, hasilnya sering kali tidak sama sehingga kita kesulitan mendapatkan data yang akurat. Padahal, data akurat sangat krusial sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan,” tegas Andi Tabacina.
Hadir sebagai narasumber, Fathur Rahman Muhdar dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur, memaparkan teknis identifikasi kegiatan statistik sektoral serta tata cara pengisian metadata yang baku.
Ia menjelaskan bahwa pengisian metadata yang tepat dan akurat oleh setiap produsen data merupakan kunci utama agar data sektoral yang dihasilkan memiliki standar mutu yang jelas, mudah dipahami, serta terintegrasi dengan baik di dalam sistem tanpa kendala validitas.
Melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan teknis ini, Pemkab Luwu Timur berharap seluruh perangkat daerah dan kecamatan dapat meningkatkan koordinasi pengelolaan statistik sektoral serta memanfaatkan Portal Satu Data Luwu Timur secara optimal demi mewujudkan keterbukaan dan kemudahan akses data bagi masyarakat.

