TAKALAR, UJUNGJARI — Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Takalar, Parawangsa, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Pesantren yang digagas Bupati Takalar.

Dukungan tersebut disertai ajakan kepada seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan festival yang dinilai menjadi momentum strategis memperkuat nilai-nilai keagamaan, pembinaan akhlak, serta pembangunan karakter generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parawangsa menilai, Festival Pesantren bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang untuk memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan, pembinaan moral, dan pengembangan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Menurutnya, inisiatif Bupati Takalar menghadirkan festival tersebut patut diapresiasi karena pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus ditopang penguatan sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak.

“Atas nama APDESI Kabupaten Takalar, kami menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Bupati Takalar atas gagasan penyelenggaraan Festival Pesantren. Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan membangun generasi yang berkarakter,” ujar Parawangsa.

Ia secara khusus mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Takalar untuk turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Pemerintah desa diharapkan ikut menyosialisasikan festival kepada masyarakat serta mendorong partisipasi positif sesuai kewenangan masing-masing.

“Saya mengajak seluruh kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat Takalar untuk bersama-sama menyukseskan Festival Pesantren. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat ukhuwah, mendukung pendidikan pesantren, dan menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus,” tegasnya.

Parawangsa juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat agar Festival Pesantren dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengapresiasi kontribusi para kiai, ustaz, guru, santri, serta seluruh insan pesantren yang selama ini berperan dalam pendidikan dan pembinaan kehidupan sosial-keagamaan.

Bagi APDESI Takalar, keterlibatan pemerintah desa dalam kegiatan sosial-keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi moral, spiritual, dan sosial yang kuat.

“Ketika pemerintah daerah, pemerintah desa, pesantren, dan masyarakat berjalan beriringan, kita tidak hanya menyukseskan sebuah kegiatan, tetapi juga membangun fondasi generasi Takalar yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” tutup Parawangsa.

Ia pun berharap Festival Pesantren dapat berlangsung sukses dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta identitas religius masyarakat Kabupaten Takalar. (*)