JAKARTA,UJUNGJARI.COM — Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kategori Desa Inovatif Pemberdayaan Masyarakat pada ajang Mandaya Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan di Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI ini diberikan atas keberhasilan desa dalam mengubah lahan kritis menjadi perkebunan nanas produktif, mengembangkan kawasan agrowisata, serta memperkuat ekonomi produktif bagi kaum perempuan dan masyarakat rentan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa penilaian Mandaya Awards menitikberatkan pada hasil kerja dan manfaat yang langsung dirasakan oleh warga.
“Bukan yang paling besar lembaganya, bukan yang paling mahal anggarannya. Tetapi yang paling kita harapkan dan kita nilai adalah siapa yang dampaknya nyata dan bisa dibuktikan,” ujar Muhaimin.
Kepala Desa Tabarano, Rimal Manuk Allo, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang bukan sekadar untuk sektor pertanian dan pariwisata, melainkan untuk melibatkan langsung masyarakat dalam roda ekonomi produktif.
“Melalui program ini, kami ingin potensi yang dimiliki desa bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pemanfaatan lahan hingga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan warga,” kata Rimal.
Ia berharap keterlibatan aktif warga dalam pengelolaan potensi lokal ini dapat terus mendongkrak kesejahteraan sekaligus menekan angka kemiskinan di Desa Tabarano, Kabupaten Luwu Timur.

