JAKARTA,UJUNGJARI.COM – Pemerintah Australia dan Republik Indonesia resmi memperbarui kerja sama program pertukaran pemuda bertajuk Australia–Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) untuk masa berlaku tiga tahun ke depan. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini mempertegas komitmen kedua negara dalam memperkuat kepemimpinan pemuda dan pemahaman lintas budaya.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, bersama Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Suyadi Pawiro, di sela-sela pergelaran Indonesia Youth Summit 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui pembaharuan kerja sama ini, generasi muda dari kedua negara akan terus mendapatkan akses untuk membangun jejaring internasional, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, serta memperdalam ikatan persahabatan antarnegara.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menegaskan bahwa perpanjangan program unggulan ini menjadi cerminan eratnya kemitraan strategis kedua negara dalam investasi sumber daya manusia.
“Selama lebih dari 40 tahun, AIYEP telah mempertemukan pemuda Australia dan Indonesia, mempererat hubungan serta memperdalam pengertian antara kedua negara kita. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Australia dan Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda agar dapat merasakan pengalaman di negara satu sama lain, membangun persahabatan yang langgeng, dan saling memahami dengan lebih baik,” ujar Dubes Brazier.
AIYEP sendiri didirikan sejak tahun 1982 dan tercatat sebagai program pertukaran pemuda bilateral paling lama yang menghubungkan Australia dan Indonesia. Program ini berada di bawah naungan Australia-Indonesia Institute (AII) yang diselenggarakan secara kolaboratif bersama Kemenpora RI.
Selama empat dekade berjalan, AIYEP telah mencetak ribuan alumni pemuda yang berkontribusi dalam memperkuat hubungan diplomasi people-to-people, pemahaman budaya, serta keterampilan kepemimpinan di berbagai sektor.

