GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 446 atlet Gowa yang akan bertarung di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XVIII di Kabupaten Wajo dan Bone berkomitmen akan membawa 54 medali emas kelak.

Porprov 2026 ini akan dibuka resmi Sabtu 7 November besok di Bone. Kabupaten Gowa menurunkan 551 kontingen terdiri dari 446 atlet, 55 pelatih dan 50 offisial. Untuk Gowa akan mengikuti 36 cabor yang disiapkan panitia. Untuk pelaksanaan tanding terbagi dua. 17 cabor dilaksanakan di Wajo dan 19 cabor digelar di Bone.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamis (6/11) pada pukul 09.00 Wita, kontingen Gowa yang dikawal para pimpinan SKPD sebagai bapak/ibu angkat masing-masing resmi dilepas menuju Porprov XVIII di lapangan upacara Pemkab Gowa.

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyerukan agar para atlet Gowa mampu bersaing sportif dan jadi juara. Darmawangsyah Muin atau lebih akrab dengan sapaan DM ini memotivasi dan mengapresiasi kesiapan fisik dan mental para atlet.

Dia pun berharap Gowa mampu meraih target 54 medali emas juga 52 perak dan 37 perunggu.

“Yang juara dan meraih emas akan diberi bonus Rp30 juta. Karena itu ayo seluruh atlet tunjukkan kemampuan mu semua agar Gowa menjadi kabupaten juara di Porprov XVIII tahun ini. Keterbatasan anggaran bukan penghambat prestasi, ” kata DM mengakui jika Porprov kali ini Gowa hanya dibackup anggaran Rp1,5 miliar dari Rp7 miliar idealnya.

Bupati Gowa Darmawangsyah Muim bersama Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah menyerahkan dana pembinaan kepada para atlet sebelum pemberangkatan ke Bone dan Wajo. (foto/ist)

Bupati DM meminta para atlet mempersiapkan mental menghadapi persaingan yang lebih ketat. Menurutnya, setiap atlet yang tampil di Porprov harus siap menghadapi lawan-lawan yang juga datang dengan ambisi juara.

Dikatakannya, Porprov 2026 menjadi bagian dari proses menyiapkan atlet Gowa menuju jenjang yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.

Ketua KONI Sulsel inipun berharap akan lahir atlet asal Gowa yang mampu memperkuat kontingen Sulawesi Selatan pada ajang PON mendatang.

“Saya persiapkan atlet untuk Pra-PON ke depan. Tahun depan kita bawa atlet Sulsel untuk Pekan Olahraga Nasional. Saya berharap ada atlet dari Gowa yang menjadi wakil Sulsel di ajang PON nanti,” terang DM.

DM pun mmenegaskan komitmennya terhadap pembinaan atlet berbasis prestasi. Ia memastikan tidak ada atlet titipan dalam kontingen Gowa.

“Saya tidak terima atlet titipan politik dan apa pun itu. Saya mau atlet yang berprestasi disini. Saya sangat berharap dan berdoa, alangkah bangganya saya saat membawa atlet Sulsel diisi oleh atlet dari Kabupaten Gowa,” tandasnya.

Untuk memberikan apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemkab Gowa juga menyiapkan bonus sebesar Rp30 juta bagi setiap atlet yang berhasil meraih medali emas.

“Jika atlet Gowa mampu menunjukkan prestasi dan skill terbaik di Porprov 2026 di Bone dan Wajo, kita harapkan dan pastikan mereka bertanding untuk menjadi yang terbaik. Bonus akan kita berikan kepada atlet yang berprestasi, Rp30 juta untuk setiap medali emas,” janjinya.

DM menegaskan atlet tidak hanya mengejar kemenangan tapi juga menjaga karakter, sportivitas dan nama baik daerah.

“Ingat jaga fisik dan mental, unjung tinggi sportivitas dengan menghormati lawan dan keputusan wasit. Jaga kekompakan serta nama baik Kabupaten Gowa dan berjuang secara maksimal dan tidak mudah menyerah menghadapi setiap tantangan. Para atlet adalah duta dan pembawa kehormatan Kabupaten Gowa. Di setiap pertandingan ada doa orang tua, dukungan pelatih dan harapan seluruh masyarakat yang menyertai perjuangan kalian,” Tandas DM lagi.

Berikut empat pesan penting Bupati Gowa pertama, bertanding dengan keyakinan dan mental juara serta percaya pada kemampuan diri dan hasil latihan.

Sementara itu, Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa keberangkatan kontingen ke Bone dan Wajo bukan sekadar agenda pelepasan atlet, tetapi momentum menitipkan harapan dan kebanggaan masyarakat Gowa kepada putra-putri terbaik daerah.

“Hari ini bukan sekadar pelepasan kontingen, tetapi momentum menitipkan harapan dan kebanggaan seluruh masyarakat Gowa kepada putra-putri terbaik daerah yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Gowa,” kata Darmawangsyah.

Sementara itu, Ketua KONI Gowa Arifuddin Saeni mengatakan keikutsertaan Gowa pada Porprov Sulsel 2026 bukan sekadar mengejar medali, tapi menjadi bagian dari upaya mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Persiapan kontingen telah dilakukan melalui koordinasi bersama seluruh cabang olahraga, pembinaan dan latihan atlet serta pemenuhan kebutuhan teknis, administrasi hingga akomodasi. Kita berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik, bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas, ” jelasnya.

Dengan kekuatan 551 personel dan target 54 medali emas, kontingen Gowa diharapkan mampu menunjukkan kualitas pembinaan olahraga daerah sekaligus membawa pulang prestasi terbaik dari Porprov Sulsel 2026.

Selain spirit perjuangan, atlet juga diharapkan selaku disiplin dimana saja dan kapan saja. –