MAKASSAR, UJUNGJARI.COM –Pegadaian terus memasyarakatkan program CSR, The Gade Clean and Gold.

Program ini sendiri untuk mendorong masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekaligus mempersiapkan hari depan dengan menukar sampah dengan tabungan emas.
Kali ini, Pegadaian melakukan sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Yakni dengan menghadirkan 150 nasabah PNM Mekaar, Jalan Bitoa Raya, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Para peserta diberikan pelatihan tentang proses daur ulang sampah sesuai prinsip reduce, reuse, dan recycle.
”Kami tentu berterima kasih dengan PNM dan juga pihak lain yang telah membangun sinergi.

Sehingga The Gade Clean and Gold bisa dihadirkan di Kecamatan Manggala ini,” kata Direktur Teknologi Informatika dan Digital PT Pegadaian, Teguh Wahyono, di sela acara pelatihan memilah sampah menabung emas yang berlangsung di The Gade Clean and Gold Kecamatan Manggala.
The Gade Clean and Gold merupakan program CSR yang bertema Pegadaian Bersih-bersih.

Program ini meliputi program bersih lingkungan (pro planet), bersih administrasi (pro profit) dan bersih hati (pro people).
”Program The Gade Clean and Gold ini dirancang untuk mengubah asumsi masyarakat bahwa sampah bukanlah sesuai yang tidak berharga.

Sampah-sampah yang ada di sekitar kita dapat dipilah kemudian dibawa ke bank sampah untuk ditukar menjadi tabungan emas.

Selain lingkungan sekitar menjadi bersih, tabungan emas yang dimiliki dapat dipergunakan untuk membiayai bermacam kebutuhan dimasa mendatang,” jelasnya.
Untuk meningkatkan saldo tabungan emas, masyarakat juga dapat melakukan penyetoran uang yang nilainya dikonversikan dengan berat emas sesuai harga pada saat transaksi.

Pegadaian terus mengembangkan fitur produk ini, sehingga nasabah dapat meningkatkan saldo tabungan (top up) melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

Bahkan melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat diunduh melalui aplikasi Playstore atau Appstore.
Kegiatan ini semakin semarak dengan kehadiran Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra, direksi PT Pelindo, PT PLN, PT Taspen, direksi Bank BTN, Senior Vice President CEO Region of Makassar, Alim Sutiono, Deputy Bisnis Area Makassar 1 dan Makassar 2.
Apresiasi serupa atas sinergi ini juga dilontarkan Direktur Bisnis PT PNM, Abianti Riana.

Dikatakan, sinergi yang dilakukan ini karena antara Pegadaian dan PNM punya visi yang sama dalam memerangi sampah tapi memberi dampak secara ekonomi kepada masyarakat.

Terutama para ibu rumahtangga.
”Saya harap ibu-ibu anggota PNM Mekaar yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan daur ulang sampah ini agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Karena dari pelatihan ini, para ibu-ibu ini dapat memperoleh tambahan pengetahuan.

Sehingga tentu akan berdampak pula pada peningkatan pendapatan keluarga.

Ketika pendapatan bertambah, maka tentu tabungan emas juga akan semakin besar,” tutur Abianti Riana.
Pada kesempatan tersebut, Hambra menyampaikan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua warga masyarakat.

Bukan hanya pemerintah.

”Pemerintah telah mencanangkan Program Indonesia Bersih 2020 yang dilatarbelakangi munculnya persoalan sampah.

Keberhasilan program ini sangat ditentukan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan perilaku sehat dan bersih lingkungan,” kata Hambra.
Selanjutnya Hambra mengatakan, pihaknya menyambut baik sinergi BUMN antara Pegadaian dengan PNM dalam menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang pengelolaan sampah dengan pembangunan bank sampah di Kota Makassar.

(amir)