MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Para pelamar Jalur Mandiri Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan tes tertulis, Selasa (23/7). Dari 6046 pelamar, hanya 1800 orang yang akan diloloskan.
Rektor UNM, Prof Husain Syam mengatakan jika jumlah tersebut masih berkemungkinan bertambah. Hal ini mengingat para peserta dari jalur mandiri ini bisa mengisi kekosongan dari jalur sebelumnya, SBMPTN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita belum umumkan yang lolos jalur SBMPTN, tapi kalau ada kekosongan di jalur SBMPTN ini, bisa diisi dari jalur mandiri. Misal ada yang tidak daftar ulang karena diterima di institusi lain, nah yang daftar di jalur mandiri bisa isi ini. Jadi kemungkinan yang lolos bisa lebih 1800,” jelas Husain.
Di jalur mandiri ini, ada yang akan diterima melalui jalur khusus. Seperti jalur hafidz dan jalur juara.
Yang mendaftar melalui jalur hafidz, diwajibkan bisa menghafal minimal 15 juz. Tepatnya hari ini akan dilakukan tes. Jumlah yang mendaftar melalui jalur ini sebanyak 19 orang.
“Ada yang lewat jalur hafidz. Bisa memilih jurusan apa saja. Kita berasumsi, jika zaman sekarang ini ada anak muda memiliki waktu menghapal Al-quran, maka kita anggap dia adalah anak yang pintar,” terang Husain.
Ada juga yang melalui jalur juara. Jadi siapapun yang pernah menjadi juara, akan menjadi perhatian khusus pendaftar melalui jalur mandiri ini. Adapun yang mendaftar di jalur juara sebanyak 173 orang.
Ketua Panitia Jalur Mandiri UNM, Prof Muhammad Yahya mengatakan, hari ini, Rabu (24/7) akan dilakukan tes wawancara dan tes keterampilan.
“Besok mulai pagi jam 8, semua fakultas lakukan tes wawancara. Sementara yang lakukan tes keterampilan ada tiga fakultas, yaitu fakuktas teknik, seni, dan olahraga,” jelas Dekan Fakultas Teknik ini.
Adapun yang menjadi program studi favorit di jalur mandiri ini, di bidang Saintek yaitu PTIK, Teknik sipil, dan Teknik komputer. Sementara di bidang Sosial Humaniora ada Manajmen, Akuntansi, Psikologi, PGSD, dan Penjaskesrek. (**)

