ikut bergabung

Darmawangsyah Muin: Gerindra Belum Pernah Keluarkan Statement Untuk Dukung Siapapun

Darmawangsyah Muin

Sulsel

Darmawangsyah Muin: Gerindra Belum Pernah Keluarkan Statement Untuk Dukung Siapapun

GOWA, UJUNGJARI.COM — Adanya deklarasi beberapa orang yang mengaku sebagai mantan Satgas BPN Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019 dua hari lalu dengan mengarahkan dukungan kepada Adnan IYL, dibantah keras Ketua Bappilu Partai Gerindra Gowa, Idris Rate.
Kepada sejumlah wartawan melalui keterangan persnya, Senin (9/9),  Idris mengatakan, kegiatan deklarasi dengan mengarahkan dukungan bakal calon bupati Gowa yang dilakukan pihak yang mengatasnamakan eks Satgas Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk wilayah Gowa yang dilaksanakan, Minggu, 8 September 2019 di  Cafe 36 Sungguminasa Gowa dinilainya sebagai upaya memunculkan persoalan baru.
Deklarasi  yang dihadiri sekitar kurang lebih 26 orang tersebut menurut Idris selaku pengurus DOC Partai Gerindra Gowa, sangat tidak memenuhi etika.
”Tentulah kami dari Partai Gerindra Gowa protes keras karena dalam  deklarasi tersebut ikut terpajang foto Ketua Umum DPP Partai Gerindra9 H Prabowo Subianto. Ini sangat cacat prosedural,” tandas Idris Rate yang juga sebagai Sekretaris Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi Kabupaten Gowa.
Pemasangan foto ketua umum Gerindra dalam acara deklarasi dengan arah dukungan bupati Gowa yang dilakukan sekelompok orang ini, menurut Idris, hingga detik ini Partai Gerindra belum menetapkan dan mengeluarkan surat rekomendasi calon bupati Gowa untuk Pilkada Gowa yang akan berlangsung September 2020 mendatang.
”Pemasangan foto ketua umum Gerindra dalam acara deklarasi dukungan bakal calon bupati Gowa tersebut sangat merugikan Partai Gerindra. Karena membuat resah sejumlah pengurus dan juga kader-kader Gerindra Gowa. Apalagi, dalam Pilkada 2020 mendatang  Darmawangsyah Muin selaku kader sekaligus pengurus Gerindra  Provinsi Sulawesi  Selatan  dan juga mantan Ketua DPC Gerindra Gowa inilah yang akan kita dorong untuk maju menjadi calon usungan kami. Makanya, kalau kami ditanya langkah apa yang akan kami ambil pasca-deklarasi pihak tersebut, maka kami akan berkoordinasi dengan tim hukum Partai Gerindra,” kata Idris.
Terkait hal tersebut, kata Idris, pihak DPC telah melakukan koordinasi dengan beberapa anggota Satgas BPN Daerah Gowa seperti Ridha Purnima dan Wahyu Yuni. Ridha Purnima adalah Bendahara Satgas BPN Daerah Gowa. Saat dikonfirmasi, Ridha mengatakan dirinya tidak pernah diundang rapat terkait keputusan arah dukungan Pilkada 2020 di Gowa.
Hal senada juga disampaikan Wahyu Yuni selaku Wakil Sekretaris Satgas BPN Daerah Gowa. Menurut Wahyu, dirinya sebagai tim inti Satgas BPN Daerah Gowa tidak pernah diundang pertemuan membahas arah dukungan untuk 2020.
”Makanya kami anggap cacat prosedural karena mereka deklarasi mengatasnamakan eks Satgas BPN. Padahal, tidak ada keputusan secara organisasi atau juga tim,” timpal Wahyu.
Sementara itu, Haeruddin selaku Koordinator Kecamatan Pallangga Satgas BPN Prabowo-Sandi mengaku kaget atas pernyataan sikap Asri Mustari Cs yang memimpin press conference kepada media di Cafe 36 tersebut.
”Iya. Saya sebagai Korcam tidak pernah diajak pertemuan atau berembuk membahas terkait arah dukungan. Dan apa yang  menurut Haeruddin dirinya yakin  disampaikan saudara Asri Mustari Cs itu bukan representatif dari Satgas BPN Gowa. Karena selain keputusan bukan diambil berdasarkan keputusan bersama, juga merupakan keputusan kelompok saja,” tegasnya.
Terpisah, Darmawangsyah Muin yang dicegat awak media seusai menghadiri pelantikan 45 anggota DPRD Gowa, Senin siang (9/9), mengatakan, tidak mempersoalkan jika ada pihak yang mau melakukan deklarasi dukungan asalkan tidak mengatasnamakan lembaga Gerindra.
”Silakan, boleh-boleh saja deklarasi asal tidak gunakan lambang-lambang Gerindra sebab itu harus seizin partai Gerindra. Dan gambar Prabowo-Sandi itu dengan mengatasnamakan Satgas itu harus diklarifikasi dulu apakah memang sudah ada penugasan dari BPN untuk melakukan dukungan terkait Pilkada? Kami di Gerindra sekaligus saya sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Dapil Gowa Takalar tentu belum mengeluarkan sama sekali ataupun belum pernah memberikan statemen ataupun perintah untuk mendukung siapapun. Jadi saya harap teman-teman untuk mempergunakan ataukah menggunakan lambang-lambang atau logo sebaiknya mendapatkan izin terlebih dahulu. Jangan sampai ini menimbulkan multi persepsi. Dan sekarang kami hanya mengimbau saja agar berhati-hati dalam melakukan deklarasi atau dukungan yang melibatkan atau mengatasnamakan sesuatu lembaga dan orang lain. Kami di Gerindra hanya mengimbau itu. Siapapun bisa menyampaikan pendapat dan menyampaikan  dukungan kepada siapapun yang diinginkan, kami menghargai itu. Dan soal upaya hukum kami rasa belum dulu. Kami sebatas hanya mengimbau saja dulu agar tidak lagi mengulangi deklarasi usungan bakal calon bupati tanpa izin,” tandas Darmawangsyah. (saribulan)

Komentar Anda

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Berita lainnya Sulsel

To Top