GOWA, UJUNGJARI.COM — Dinas Sosial Kabupaten Gowa menggelar rapat koordinasi (Rakor) para Da’i Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah (PQJI) tingkat Kabupaten Gowa, di Taman Wisata Kampar, Panciro, Kecamatan Pallangga, Sabtu (23/11/2019).
Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Muh Rusdi dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Mappasomba.
Dalam sambutannya, Rauf mengatakan kegiatan ini adalah wadah bagi para Da’i untuk berembuk, memberikan masukan serta ide dan gagasan yang terbaik dalam memperbaiki pelaksanaan Jumat Ibadah agar kedepannya menjadi lebih baik lagi.
“Rakor yang dilaksanakan hari ini sebagai tempat mengevaluasi sekaligus mencari solusi dan gagasan yang lebih variatif lagi sehingga pelaksanaan Jumat ibadah mampu berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” kata wabup.
Khusus dalam kebijakan pembinaan kehidupan sosial spiritual masyarakat, pemerintah senantiasa terus melaksanakan kegiatan Jumat Ibadah ini.Olehnya itu, diharapkan kepada pemerintah desa dan kelurahan serta kecamatan agar tetap menjadikan perhatian.
“Saya harapkan dukunganta semua, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga suasana religius di masyarakat Gowa sebab mayoritas penduduk kita beragama Islam ditambah lagi pengaruh globalisasi saat ini tidak mengenal ruang dan waktu.
Sehingga perlu dibentengi dengan pemikiran dan akhlak yang baik,” kata Rauf.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, untuk menyempurnakan program pembangunan dan pembinaan keagamaan sosial spiritual, maka tahun 2020 mendatang Pemkab Gowa membuat program satu hafidz satu desa/kelurahan dan satu hafidz dusun/lingkungan.
“Dengan menggandeng Lembaga Quantum Akhyar diharapkan seluruh imam desa/kelurahan dan imam dusun/lingkungan menjadi hafidz.Sehingga setiap masjid yang ada di 18 Kecamatan di Kabupaten Gowa dapat diimami oleh para penghafal Alquran,” tambah Rauf yang akran disapa Krg Kio ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Syamsuddin Bidol mengatakan Rakor ini adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan setiap unsur yang terlibat didalamnya.Rakor ini juga sekaligus tempat untuk mengevaluasi pelaksanaan Jumat Ibadah yang ada di Gowa baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa/ kelurahan,” kata Syamsuddin.
Rakor ini diikuti 233 Da’i termasuk para tim dakwah Pemkab se-Kabupaten Gowa.(saribulan)
Tag:

