GOWA, UJUNGJARI.COM — 69 kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 2019 yang digelar pada 28 Oktober 2018 lalu kini tuntas dilantik dan dikukuhkan sebagai kepala desa definitif.
Ke 69 kepala desa tersebut dilantik tiga tahap. Tahap pertama sebanyak 31 kepala desa, tahap kedua 21 orang kepala desa dan tahap ketiga 17 orang kepala desa yang dilantik Senin (30/12/2019) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa sangat bergantung pada kinerja kepala desanya melalui program-program yang dicanangkan. Hal ini ditegaskan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya usai melantik para pejabat negara untuk desa tersebut.
Dikatakan Adnan, aparat desa yang bersentuhan langsung dengan dinamika dan persoalan-persoalan masyarakat di tingkat bawah. Olehnya itu kata Adnan, kepala desa yang telah dilantik diminta dapat bekerja dengan penuh tanggungjawab dan proporsional.
” Kepala desa berkewajiban membina kehidupan bermasyarakat, membina perekonomian dan pemberdayaan masyarakat desa dalam meningkatkan kesejahteraannya, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat desa serta dapat mendamaikan perselisihan yang terjadi di antara masyarakat,” kata bupati.
Dijelaskan Adnan, pengambilan sumpah dan pelantikan ini sebagai bentuk kepercayaan, kehormatan, dan amanat pemerintah daerah dan warga masyarakat kepada kepala desa terpilih dalam membangun desa agar menjadi lebih baik dan sejahtera.
” Karya dan buah tangan kepala desa sangat dinantikan oleh rakyat dan pemerintah,” kata bupati.
Adnan pun berharap para kepala desa baru agar mempelajari, memahami dan melaksanakan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama yang berkaitan dengan tugas, wewenang, kewajiban serta hak dan larangannya.
“Saya berharap dalam penyelenggaraan pemerintahan desa para kepala desa harus berkerjasama dan bersinergi dalam membangun semua komponen yang ada di masyarakat,” kata Adnan lagi.
Dalam mendorong pemerintahan desa yang baik dan berhasil maka kepala desa wajib melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan bersikap lebih dewasa, profesional, bertindak adil dalam menentukan kebijakan, dan tidak diskriminatif dalam menetapkan keputusan.
“Jangan sekali-kali mempersulit masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Bekerjalah dan laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Mengingat harapan rakyat dalam peningkatan pelayanan dan kesejahteraannya hingga enam tahun kedepan sangat tergantung pada kinerja para kepala desa,” terang Adnan.
Pihaknya juga mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh panitia penyelenggara pemilihan kepala desa, para TNI, Polri, dan seluruh kompenen lainnya atas upaya dan sinergitasnya melaksanakan amanah dan tugas pemilihan kepala desa.
“Allhamdulilah dengan kerjasama seluruh pihak proses pemilihan kepala desa terlaksana tanpa hambatan yang berarti dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terkhusus kepada mantan kepala desa saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas,” katanya.
Sementara salah seorang kepala desa dilantik yakni Zakaria Razak Kades Borimasunggu sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Borimasunggu kepadanya sehingga dia pun maju kembali untuk periode kedua.
” Saya maju kembali jadi kepala desa karena masyarakat Borimasunggu masih mempercayai saya sebagai pemimpin dan saya juga masih pinya tanggungjawab menuntaskan apa yang menjadi keinginan masyarakat Borimasunggu pada sektor pertanian,” jelas Zakaria Razak. (sari)

